Indonesia jadi Perhatian Investor
Pendiri Systemiq Jeremy Oppenheim (Foto: Medcom.id/Suryopratomo)
Jakarta: Pendiri Systemiq Jeremy Oppenheim mengatakan Indonesia menjadi perhatian utama para investor untuk investasi berkelanjutan (sustainable investment). Apalagi, Pemerintah Indonesia bisa menetapkan proyek-proyek yang berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) yang akan banyak dana dari dunia mendanainya.

Oppenheim yang menjadi Direktur Program untuk Gugus Tugas Blended Finance menyampaikan hal itu pada workshop bertema 'Driving Sustainable Investment in Indonesia', di Jakarta, Kamis 5 Juli 2018. Workshop sebagai persiapan sebelum pertemuan besar di Bali, Oktober mendatang dibuka Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Menko Kemaritiman menjelaskan banyak hal yang sedang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berbagai pembangunan infrastruktur yang dilakukan ditujukan untuk memberi manfaat kepada masyarakat guna memperbaiki kualitas hidupnya.

Baca: Presiden Bank Dunia akan Bertemu 300 Kepala Adat di Bali

Di samping pembangunan infrastruktur, menurut Luhut, pemerintah sangat memperhatikan persoalan lingkungan. Pemerintah secara serius menjaga lingkungan laut dari ancaman perusakan dan juga memperhatikan perubahan iklim.



"Semua upaya itu membutuhkan pendanaan. Saya sangat gembira ada inisiatif tentang blended finance, di mana swasta mau untuk ikut mendanai proyek-proyek yang memperhatikan soal keberlanjutan," kata Luhut.

Baca: Menkeu Berharap Pertemuan IMF-Bank Dunia Tetap di Bali

Gubernur BI juga mengapresiasi inisiatif swasta untuk peduli kepada persoalan sosial dan lingkungan. Perry menilai Indonesia merupakan tempat yang paling tepat untuk investasi sosial seperti ini, karena Pemerintah Indonesia sangat serius melakukan pembangunan yang inklusif dan bermanfaat bagi rakyat.

Baca: Agenda IMF Masih Aman dari Erupsi Gunung Agung

"Saya sangat berharap apabila teman-teman dari World Economic Forum, misalnya, bisa mengajak lebih banyak investor untuk menanamkan investasinya di Indonesia," kata Perry.

Forum Sustainable Development dengan tema 'Tri Hita Karana' akan digelar mendahului Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali. Para investor dunia akan hadir untuk membahas proyek-proyek berkelanjutan yang bisa dibiayai di seluruh dunia.

 



(ABD)