Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Anggaran BLT Naik Dua Kali Lipat

Ekonomi kementerian keuangan Bantuan Langsung Tunai
Eko Nordiansyah • 19 Mei 2020 10:03
Jakarta: Pemerintah memperpanjang pemberian bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga Jabodetabek dan di luar Jabodetabek sampai dengan Desember. Padahal sebelumnya pemberian BLT dilakukan selama tiga bulan sejak April hingga Juni.
 
Kenaikan ini menyebabkan anggaran untuk BLT naik dua kali lipat dari yang sebelumnya. Pasalnya meski jangka waktu pemberian BLT ditambah untuk enam bulan, namun jumlahnya dikurangi dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu per keluarga per bulan.
 
Untuk wilayah Jabodetabek ada 1,9 juta keluarga penerima BLT dengan anggaran Rp3,42 triliun selama April hingga Juni. Jumlah ini kemudian meningkat dua kali lipat untuk Juli hingga Desember sehingga menjadi Rp6,84 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan perhitungan bahwa untuk Juli sampai dengan Desember hanya Rp300 ribu per bulan dari yang tadinya Rp600 ribu per bulan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam video conference di Jakarta, Senin, 18 Mei 2020.
 
Anggaran untuk BLT warga di luar Jabodetabek juga meningkat dua kali lipat. Dengan perhitungan besaran BLT yang diberikan sama seperti yang ada di Jabodetabek, maka anggaran untuk sembilan juta keluarga penerima adalah Rp32,4 triliun.
 
Sementara itu, bantuan bagi penerima BLT desa yang jumlahnya 11 juta keluarga diperpanjang sampai dengan Oktober dari sebelumnya hanya enam bulan terhitung dari April hingga September. Total anggaran yang disiapkan adalah Rp31,8 triliun.
 
"Mereka diberikan enam bulan dari April hingga September, dan kemudian diperpanjang sampai Oktober dengan dana bantuannya menurun sama seperti BLT Jabodetabek maupun non-Jabodetabek yaitu Rp300 ribu per bulan," jelas Sri Mulyani.
 
Bagi warga Jabodetabek dan luar Jabodetabek, penerima adalah yang selama ini belum di-cover oleh Program Keluarga Harapan (PKH) dan kartu sembako. Untuk BLT desa syaratnya sama, ditambah tidak menerima BLT Jabodetabek maupun luar Jabodetabek dan kartu prakerja.

 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif