Kepala BPS Suhariyanto (tengah). (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Kepala BPS Suhariyanto (tengah). (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Momentum Lebaran Sumbang Inflasi 0,55%

Ekonomi inflasi bps
Ilham wibowo • 01 Juli 2019 12:39
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi sepanjang Juni 2019 berada pada level 0,55 persen. Kenaikan harga pada sejumlah komoditas tersebut turut dipengaruhi momentum Lebaran.
 
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan tingkat inflasi Juni 2019 terjadi pada 76 kota dari 82 kota yang dikakukan pemantauan indeks harga konsumen. Tingkat Inflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 3,60 persen dan deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 0,41 persen.
 
"Perkembangan harga pada Juni 2019 secara umum menunjukan adanya kenaikan, pantauan BPS di 82 kota Juni 2019 terjadi inflasi 0,55 persen," kata Suhariyanto dalam pemaparannya di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 219.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inflasi tahun kalender Juni 2019 terhadap Desember 2018 tercatat sebesar 2,05 persen. Sementara inflasi tahun ke tahun pada Juni 2019 terhadap Juni 2018 sebesar 3,28 persen.
 
"Inflasi sampai Juni 2019 termasuk terkendali karena berbagai program yang dilaksanakan pemerintah cukup berhasil," ungkapnya.
 
Menurut Suhariyanto inflasi Juni 2019 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 1,63 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,59 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,17 persen; kelompok sandang sebesar 0,81 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,19 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,07 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen.
 
"Inflasi bulan Ramadan dan Lebaran memang diwaspadai karena puncak tertinggi konsumsi baik makanan maupun bukan makanan yang melonjak," ungkapnya.
 
Sementara itu, komponen inti pada Juni 2019 mengalami inflasi sebesar 0,38 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari-Juni 2019 sebesar 1,55 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun atau Juni 2019 terhadap Juni 2018 sebesar 3,25 persen.
 
"Komponen inti pada Juni 2019 mengalami inflasi sebesar 0,38 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 128,00 pada Mei 2019 menjadi 128,48 pada Juni 2019. Komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,09 persen dan komponen yang harganya bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,70 persen," tuturnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif