Menkeu Sri Mulyani. Foto : MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. Foto : MI/SUSANTO.

APBN 2020 Perkuat Fondasi Ekonomi Hadapi Resesi

Ekonomi RAPBN 2020
Desi Angriani • 24 September 2019 19:51
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 akan memperkuat fondasi ekonomi RI ditengah resesi global. Sebab, peranan APBN begitu penting sebagai instrumen counter cyclical.
 
"Menghadapi ancaman perlemahan ekonomi dan dinamika global tersebut, APBN 2020 memperkuat fondasi dan daya saing ekonomi agar tidak terdampak secara negatif oleh gejolak global," kata Ani sapaannya dalam penyampaian pendapat akhir pemerintah dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 24 September 2019.
 
Menkeu menjelaskan APBN 2020 akan berfokus pada perbaikan kualitas SDM, penguatan institusi, penguatan sektor industri dengan memberikan insentif fiskal dan memperbaiki kualitas belanja negara. Hal ini untuk menghindari dampak negatif dari gejolak ekonomi global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"APBN 2020 didorong untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan nasional dengan fokus untuk memperkuat daya saing perekonomian dan industri melalui inovasi dan penguatan kualitas SDM," terangnya.
 
Sejalan dengan fokus pemerintah tersebut, kebijakan fiskal ke depan diarahkan untuk menjaga perekonomian tumbuh di atas 5 persen. Selanjutnya, menjaga pencapaian pembangunan seperti pengurangan kemiskinan, penciptaan kesempatan kerja serta perbaikan pemerataan ekonomi.
 
"Pelonggaran fiskal secara terukur diperlukan untuk menetralisir pengaruh perlemahan global serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di atas lima persen," tegasnya.
 
Adapun postur APBN 2020 yang disetujui ialah pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen, tingkat Inflasi sebesar 3,1 persen, nilai tukar rupiah rata-rata Rp14.400 per USD, tingkat suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,4 persen, harga minyak mentah Indonesia rata-rata USD63 per barel, lifting minyak rata-rata 755 ribu barel per hari dan lifting gas rata-rata 1.191 ribu barel setara minyak per hari.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif