BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Stabil dan Berkelanjutan

Eko Nordiansyah 18 Januari 2018 16:09 WIB
ekonomi daerah
BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Stabil dan Berkelanjutan
Deputy Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. MI/PANCA SYURKANI.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) Institute menyelenggarakan program Economic Leadership for Regional Government Leader dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan. Terlebih lagi Indonesia menghadapi tantangan baru akibat konstelasi ekonomi global dan percepatan perubahan yang pesat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan tantangan baru dalam ekonomi dipicu perkembangan teknologi. Digitalisasi, mobilitas dan keterhubungan telah menciptakan platform-platform yang tidak melihat wilayah dan batas-batas regional.

"Untuk menjawab tantangan dan merespon hal tersebut, pengembangan SDM yang berkualitas dalam kepemimpinan ekonomi nasional dan regional menjadi jawaban yang tepat," ujar Perry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

Economic Leadership for Regional Government Leader merupakan program pembekalan dan pengembangan kepemimpinan melalui kurikulum yang inovatif dan bersifat transformatif. Program ini dikemas secara efisien dengan kurikulum selama tiga hari.

"Program ini merupakan bentuk dukungan BI kepada para pemimpin daerah di seluruh Indonesia dalam mensukseskan reformasi struktural dan mempercepat pembangunan ekonomi regional yang sustainable, merata dan inklusif, melalui pembaruan dan terobosan-terobosan inovatif," jelas dia.

Program ini akan memaparkan strategi bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sesuai kondisi masing-masing daerah, mendayagunakan APBD terutama dalam peningkatan efisiensi dan ketepatan pemanfaatan, serta menciptakan iklim investasi terutama dengan membuat regulasi yang ramah terhadap investor.

Dirinya menambahkan, program ini juga memaparkan strategi koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan stakeholder. Karena dalam menerapkan kebijakan yang bagus tetap diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik,

"Tidak hanya memaparkan teori, program ini juga mengunakan format pembelajaran dalam bentuk studi kasus dan interactive sharing dari para peserta mengenai terobosan strategi yang telah dilakukan di masing-masing daerah. Ini merupakan sebagai bentuk sinergi antar elemen pemerintah dalam menciptakan continuous learning improvement," pungkasnya.




(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id