Wapres Jusuf Kalla/Medcom.id/Fikar
Wapres Jusuf Kalla/Medcom.id/Fikar

Kalla: Kebocoran Anggaran 2,5 Persen

Ekonomi apbn
Achmad Zulfikar Fazli • 12 Februari 2019 19:35
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla tak sepakat ada kebocoran anggaran hingga 25 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebocoran tak sampai 3 persen dan terjadi karena praktik korupsi.
 
"Jadi salah penafsirannya. Tapi bahaya juga. Itu hanya 2,5 persen dari anggraan, jadi tidak 25 persen dari total APBN. Hitung-hitungannya keliru," tegas Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019.
 
Baca: Kemenkeu Terus Cegah Kebocoran APBN
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalla menjelaskan total APBN 2108 Rp2.200 triliun. Hanya Rp500 triliun yang bocor akibat dikorupsi.
 
Kebocoran juga hanya pada belanja modal dan belanja barang. Sedangkan dana untuk gaji, subsidi, bayar utang, bayar bunga, dan bantuan sosial tak tercecer karena sulit dikorupsi.
 
"Jadi yang bisa dikorupsi cuma ini, proyek, belanja barang, beli pesawat, beli apa. Jadi itu hanya kira-kira Rp500-Rp600 triliun," jelas eks Ketua Umum Partai Golkar itu.
 
Baca: Tudingan Prabowo Soal Anggaran Bocor Dinilai Cari Sensasi
 
Menurut dia, pelaku penyebab kebocoran anggaran negara sudah ditindak tegas. Mereka sudah dibui karena terbukti korupsi. Setidaknya, 500 orang kini mendekam di Lapas Sukamiskin.
 
"Jadi pemerintah keras sekali. Jadi pemerintah tidak memberikan toleransi," tegas dia.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi