NEWSTICKER
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah). Foto: Antara/Nova Wahyudi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah). Foto: Antara/Nova Wahyudi

Defisit Neraca Dagang Turun, Perekonomian Diyakini Lebih Baik

Ekonomi pertumbuhan ekonomi
Eko Nordiansyah • 16 Januari 2020 12:04
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan prospek ekonomi Indonesia akan lebih baik. Terlebih pada akhir tahun lalu neraca dagang mengalami perbaikan, maski masih mengalami defisit.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menyebutkan Indonesia mengalami defisit neraca dagang USD3,2 miliar sepanjang 2019. Angka ini menurun tajam bila dibandingkan defisit neraca perdagangan di 2018 sebesar USD8,7 miliar.
 
"Lebih bagus dari tahun lalu, walau ekspor turun diharapkan ekonomi ke depan lebih optimis," kata Airlangga ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu malam, 15 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Defisit neraca dagang terjadi lantaran jumlah ekspor selama Januari hingga Desember 2019 tercatat hanya USD167,5 miliar. Sementara total impor sepanjang 2019 tercatat sebanyak USD170,7 miliar.
 
Total ekspor Indonesia selama 2019 tercatat sebesar USD167,53 miliar. Namun jumlah ekspor tersebut mengalami penurunan tajam bila dibandingkan realisasi ekspor pada tahun sebelumnya yang mencapai sebanyak USD180,01 miliar.
 
"Total ekspor kita selama 2019 sebesar USD167,53 miliar kalau kita bandingkan dengan posisi 2018 memang penurunannya lumayan tajam, yaitu turun sebesar 6,94 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di gedung BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Selain itu, ungkap Suhariyanto, ekspor kumulatif nonmigas juga mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 4,82 persen menjadi USD154,99 miliar. Dari sisi volume, ekspor Indonesia selama Januari-Desember 2019 meningkat 7,64 persen ketimbang periode sama tahun lalu. Peningkatan volume disumbang oleh kenaikan ekspor nonmigas sebesar 9,82 persen.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif