Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo (MI/SUSANTO)
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo (MI/SUSANTO)

Jadi Wamen BUMN, Tiko: Welcome to Millenial Government

Ekonomi bumn
Annisa ayu artanti • 25 Oktober 2019 14:39
Jakarta: Wajah-wajah baru khas milenial menyelimuti kursi wakil menteri pada pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk periode 2019-2024. Salah satunya adalah Kartika Wirjoatmodjo yang menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
Tiko sapaannya, merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dalam jurusan ekonomi dan akuntansi UI pada 1996.
 
Kemudian, ia melanjutkan sekolahnya lagi di Belanda. Ia meraih gelar Master Of Business Administration dari Erasmus University, Rotterdam, Belanda.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah lulus dari Erasmus University karir bankirnya dimulai. Pada 1995 ia memulai sebagai konsultan akuntan dan pajak di RSM AAJ hingga 1996. Setelah itu, ia sempat bekerja sebagai Analis Kredit di Bank Industri Jepang pada 1996 sampai 1998.
 
Tidak lama bekerja di Bank Industri Jepang, yakni sekitar dua tahun ia pindah kerja kembali menjadi Konsultan Senior di PwC Financial Advisory Services pada 1998 dan Boston Consulting Group pada 2000.
 
Lalu pada 2003, dia memutuskan bekerja di Indonesia dengan menjadi Kepala Kepala Departemen Analisis Strategi & Keuangan Bank Mandiri. Tiko juga sempat dipercaya untuk memimpin divisi sebagai group head.
 
Karier Tiko semakin cemerlang di bank pelat merah tersebut. Pada tahun 2008, ia ditugaskan oleh Mandiri Sekuritas sebagai managing director. Tiko mempunyai tugas khusus untuk melakukan restrukturisasi keuangan dan refocusing bisnis, pasca krisis 2008 di pasar modal.
 
Selepas dari Mandiri Sekuritas, Tiko ditugaskan menjadi direktur utama Indonesia Infrastructure Finance (IIF) hingga 2014.
 
Tiko juga pernah memegang jabatan sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2014-2015. Di bawah kepemimpinannya, LPS berhasil menjual 99 persen saham PT Bank Mutiara kepada investor asal Jepang, J Trust Co. Ltd pada November 2014.
 
Setelah memimpin LPS, Tiko kembali ke Bank Mandiri sebagai direktur keuangan dan strategi pada 2015. Lalu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri Maret 2016, Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuknya untuk menggantikan Budi Gunadi Sadikin.
 
Dalam instagram miliknya yang bernama @tiko1973 , ia sempat mengunggah foto bersama Nadhiem Makariem di Istana Kepresidenan. Dalam Foto yang diunggah dua hari itu Tiko sudah mengisyaratkan akan masuk menjadi kabinet Indonesia Maju.
 
"Welcome to Millenial Government," tulis Tiko.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif