Ilustrasi ruang Banggar DPR. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Ilustrasi ruang Banggar DPR. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Kemenkeu Tak Bisa Alokasikan 1% Dana Daerah untuk BPJS Kesehatan

Ekonomi BPJS Kesehatan kementerian keuangan
Eko Nordiansyah • 11 September 2019 19:12
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menolak permintaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengalokasikan dana daerah dalam rangka membantu defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Terlebih defisit di BPJS Kesehatan diprediksi melebar dari perkiraan sebelumnya.
 
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta pengalokasian satu persen dari dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk BPJS Kesehatan. Dirinya ingin pemerintah daerah juga terlibat menyelesaikan defisit BPJS Kesehatan.
 
"Bisa tidak agar daerah ikut punya tanggung jawab terhadap kesehatan. Ini bisa tidak dana transfer daerah dipotong satu persen untuk BPJS Kesehatan," kata Said dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti mengatakan, keterlibatan daerah untuk BPJS Kesehatan sudah ada jalurnya. Oleh karena itu, tanpa ada alokasi khusus daerah tetap terlibat untuk mendanai BPJS Kesehatan.
 
"Enggak, kalau BPJS kan sebenarnya sudah ada jalurnya. Jadi saya rasa tanpa kita menyebut TKDD atau apa yang namanya daerah kan tetap ada keterlibatannya," jelas dia.
 
Dirinya menjelaskan, pemerintah daerah membayarkan iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 35 juta peserta dengan total Rp9,6 triliun di 2019. Tahun depan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menyiapkan Rp17,6 triliun untuk PBI daerah.
 
"Sebenarnya kalau ini jalurnya kan mulai pajak rokok dan juga alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT), ya dua jalur itu. Jadi walaupun kita tidak pakai berapa persen, berapa persen tapi sebenarnya ada porsi daerah," pungkasnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif