Cabai menjadi salah satu penyebab inflasi. Foto: Medcom.id/Daviq Umar.
Cabai menjadi salah satu penyebab inflasi. Foto: Medcom.id/Daviq Umar.

Laju Inflasi di DIY Menurun

Ekonomi inflasi bps
Ahmad Mustaqim • 03 April 2020 17:02
Yogyakarta: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat inflasi selama Maret 2020 menurun dibanding bulan sebelumnya, yakni 0,07 persen (mtm). Laju inflasi DIY secara akumulatif sampai Maret 2020 tercatat 0,74 persen (ytd) atau secara tahunan yakni 2,95 persen (yoy).
 
Capaian inflasi DIY sedikit lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 2,96 persen (yoy) dan masih berada pada sasaran yang ditetapkan.
 
"Adapun keyakinan konsumen di DIY tetap terjaga baik, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen Maret 2020. Masih tinggi pada level 133,8 yang menunjukkan konsumsi masyarakat masih cukup kuat," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hilman Tisnawan, saat dikonfirmasi, Jumat, 3 April 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Hilman terkendalinya inflasi DIY pada Maret 2020 terutama disebabkan oleh penurunan harga kelompok harga pangan bergejolak (volatile food). Sementara, ia melanjutkan, tekanan harga dari kelompok inti (core inflation) maupun kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices) mengalami peningkatan.
 
Sedangkan kelompok volatile food mengalami deflasi. Ini disebabkan oleh komoditas aneka cabai dan bawang putih. Komoditas cabai merah mengalami penurunan harga yakni sekitar -26,61 persen (mtm) dengan rata-rata harga bulanan Rp40.300 berdasarkan pencatatan PIHPS. Di sisi lain, cabai rawit turun -33,80 persen (mtm) ke rata-rata harga bulanan Rp35 ribu. Penurunan harga ini disebabkan oleh panen yang terjadi di beberapa daerah sentra di DIY.
 
Menurut dia, sejak 11 Maret 2020, 1.500 ton impor bawang putih telah masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan telah didistribusikan ke daerah termasuk DIY. Ini menyebabkan pasokan bawang putih di pasar kembali stabil dan harga turun ke rata-rata normal.
 
Selain itu Kementerian Pertanian pada akhir Maret 2020 juga telah menambah kuota impor bawang putih menjadi 450 ribu ton, sehingga dapat mengamankan stok bawang putih hingga akhir tahun.
 
"Agar kelancaran distribusi tetap terjaga di tengah kondisi physical distancing, TPID DIY mendorong penjualan bahan pokok secara online. Berbagai komoditas pangan saat ini dapat dibeli melalui aplikasi maupun web seperti Ipangandotcom, Titipku, hingga Sonjo-Pangan. Untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai, Bank Indonesia juga membebaskan biaya transaksi (merchant dicount rate/MDR) melalui QRIS bagi usaha mikro di berbagai pasar," kata dia.
 
Ia menjelaskan, dari kelompok inflasi inti secara umum tercatat meningkat, utamanya disebabkan oleh komoditas emas perhiasan dan gula pasir. Komoditas emas perhiasan mengalami inflasi 4,98 persen (mtm) sebagai akibat dari faktor global. Rata-rata harga emas dunia pada Maret 2020 melonjak 0,6 persen (mtm) ke level USD1604/oz, menjadi level harga tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Pada komoditas gula pasir sempat terjadi penurunan produksi akibat kelangkaan pasokan bahan baku.
 
"Namun demikian menjelang akhir Maret 2020 pasokan gula telah masuk ke Bulog Divisi Regional DIY dan diperkirakan pasokan gula di April 2020 telah kembali lancar. Untuk mencegah peningkatan harga secara berlebih, TPID dan Satgas Pangan telah melakukan berbagai upaya pengawasan untuk mencegah penimbunan stok dan margin berlebih di pasar," ungkapnya.
 
Adapun komponen administered price mengalami inflasi akibat komoditas rokok. Kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen (yoy) telah efektif berlaku sejak Januari 2020. Hal ini menyebabkan komoditas rokok mengalami kenaikan harga secara bertahap hingga akhir tahun. Adapun pada komoditas angkutan udara terus mengalami penurunan penumpang seiring lesunya aktivitas pariwisata di DIY. Sehingga tarif tiket angkutan udara di DIY secara rata-rata mengalami penurunan -0,08 persen (mtm).
 
"Bank Indonesia memperkirakan inflasi DIY 2020 akan berada pada titik tengah sasaran. Untuk mencapai sasaran tersebut, Bank Indonesia bersama TPID DIY berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan kecukupan stok pangan serta pelaksanaan distribusinya. Selain itu, juga akan terus meningkatkan sinergi dan koordinasi antar lembaga agar stabilitas harga di DIY dapat terus terjaga," pungkasnya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif