Ilustrasi insentif pemerintah untuk industri halal nasional - - Foto: dok AFP
Ilustrasi insentif pemerintah untuk industri halal nasional - - Foto: dok AFP

Pemerintah Tebar Insentif Sokong Industri Halal Nasional

Ekonomi ekspor Sri Mulyani Industri Halal Insentif Pajak
Eko Nordiansyah • 24 Oktober 2020 17:14
Jakarta: Pemerintah mengucurkan berbagai insentif untuk mendukung industri halal nasional. Insentif yang diberikan termasuk perpajakan hingga produk lokal yang bisa diekspor.
 
"Dukungan pemerintah terutama di bidang fiskal untuk bisa meningkatkan competitiveness dengan kemampuan untuk menembus pasar ekspor, maupun untuk terus meningkatkan pemenuhan kebutuhan dalam negeri," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam webinar di Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2020.
 
Sri Mulyani mencontohkan insentif pajak yang diberikan bisa berupa pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 impor ataupun pembebasan bea masuk untuk produk ekspor. Sementara itu, dukungan ekspor bisa dibantu oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita juga bisa mendorong memberikan administrasi layanan dan regulasi, apakah itu tingkat komponen dalam negeri (TKDN), atau layanan-layanan bersifatonlineyang semua Pak Menko Perekonomian lakukan reform yang luar biasa," ungkapnya.

 
Ia menambahkan industri halal nasional memiliki potensi untuk terlibat dalam rantai pasok industri halal global. Beberapa sektor yang bisa menjadi andalan di antaranya, pariwisata, pakaian, farmasi, kosmetik, sampai dengan makanan halal.
 
Untuk makanan halal saja, setidaknya ada 10 produk yang memiliki potensi ekspor dengan nilai USD229 juta ke-29 negara mayoritas muslim. Apabila potensi ini bisa digarap dengan serius, maka Indonesia bisa menjadi pemain besar dalam industri halal global.
 
"10 produk makanan halal ini kalau kita lihat paling besar margarin yang berhubungan dengan CPO dan turunannya. Tentu kita masih memiliki peluang besar untuk pangsa ekspor kita hingga 61 persen yang mestinya dipakai untuk Indonesia meningkatkan berbagai produknya," pungkas dia.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif