Gedung BPS. Foto: Antara/Andika Wahyu.
Gedung BPS. Foto: Antara/Andika Wahyu.

Hari Ini BPS Rilis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi BPS
Eko Nordiansyah • 05 Agustus 2020 06:28
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal II tahun ini pada Rabu, 5 Agustus 2020. Sejumlah pihak telah memperkirakan ekonomi Indonesia akan mengalami pertumbuhan negatif imbas pandemi covid-19 untuk periode April sampai dengan Juni 2020.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II akan terkontraksi antara minus 3,5 persen hingga 5,1 persen. Menurut dia, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan telah menekan laju perekonomian pada kuartal II tahun ini.
 
"Titik poinnya kita ada di minus 4,3 persen. Jadi lebih dalam dari yang kita sampaikan minus 3,8 persen," kata dia usai rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2020 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 dipengaruhi oleh kontraksi ekonomi domestik pada April-Mei 2020 sejalan dengan dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran pandemi covid-19 yang mengurangi aktivitas ekonomi.
 
"Ini menunjukkan memang kontraksi yang dalam itu terjadi pada kuartal kedua 2020 ini. Perkiraan kami dengan berbagai data-data yang ada memang menunjukkan kontraksi ekonomi Indonesia berkisar sekitar empat persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam telekonferensi hasil RDG periode Juli 2020 di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.
 
Sementara itu, Core Indonesia memperkirakan ekonomi tumbuh negatif empat hingga negatif enam persen di kuartal II 2020, sedangkan LPEM Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II akan terkontraksi antara minus 4,2 hingga minus 5,3 persen.
 
Pada kuartal I-2020, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 2,97 persen. Meski melambat, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan sejumlah negara yang mencatat pertumbuhan negatif ekonomi di tiga bulan pertama tahun ini karena pandemi covid-19.
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif