Ilustrasi. MI/IMMANUEL ANTONIUS
Ilustrasi. MI/IMMANUEL ANTONIUS

Di Tengah Konflik AS-Iran

Indef: Daya Beli Masyarakat Harus Dijaga

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia daya beli masyarakat
Antara • 08 Januari 2020 11:01
Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai daya beli masyarakat harus tetap dijaga dalam rangka menopang perekonomian nasional di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran. Hal itu penting agar Indonesia bisa mengantisipasi sejumlah risiko yang bisa muncul dari konflik tersebut.
 
"Dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi nasional maka bauran kebijakan diharapkan dikaji kembali. Pemerintah harus fokus tetap menjaga daya beli masyarakat tetap baik karena ketidakpastian global bertambah setelah perang dagang AS-Tiongkok," ujar Peneliti Indef Rusli Abdullah, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah sebesar 5,3 persen diperkirakan cukup berat di tengah sentimen global yang kurang mendukung. Tentu ada harapan agar sejumlah risiko yang tengah terjadi sekarang ini bisa segera ditekan sedemikian rupa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Konflik AS-Iran dan perang dagang AS-Tiongkok membuat pertumbuhan ekonomi lima persen diperkirakan cukup berat. Indef memprediksi bisa menuju 4,8 persen jika konflik-konflik itu terus berlanjut," ucapnya.
 
Rusli mengatakan dalam rangka menopang perekonomian tetap tumbuh dan terjaga, pemerintah harus dapat lebih mempermudah investasi yang masuk ke dalam negeri. "Selain menjaga daya beli masyarakat, pemerintah diharapkan memberi kemudahan investasi masuk," tuturnya.
 
Dirinya menambahkan di tengah ketidakpastian global itu, masyarakat atau investor di pasar keuangan diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menentukan pilihannya. "Investasi logam mulia atau emas dinilai paling baik saat ini untuk menjaga nilai aset," tukasnya.
 
Selain itu, lanjut dia, Surat Berharga Negara (SBN) juga masih cukup menjanjikan, baik dari sisi keamanan maupun dalam memberikan imbal hasil. "Hal itu dikarenakan ada garansi dari pemerintah," pungkasnya.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif