Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.

Sri Mulyani Ingatkan Pajak untuk Menggaji Anggota DPR

Ekonomi perpajakan
Eko Nordiansyah • 17 Mei 2019 03:59
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan jika pajak yang dibayarkan masyarakat digunakan untuk Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dari situ, pemerintah membiayai kebutuhan dasar masyarakat hingga membayar gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
 
Pernyataan Sri Mulyani ini menanggapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang sebelumnya menyatakan, jika pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah dalam Pilpres 2019 maka para pemilih Prabowo-Sandi tidak perlu membayar pajak.
 
"Seluruh aparat termasuk (anggota) DPR, partai politik pun juga mendapat APBN jangan lupa, karena mereka mendapatkan per kepala," kata dia di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan jika masyarakat tidak mau membayar pajak maka negara tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Apalagi, kata dia, aturan perpajakan sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) sehingga perlu ditaati bersama oleh warga negara.
 
"Kita boleh meminta haknya tapi juga kewajiban dilakukan. Karena pada dasarnya harus menjaga kebersamaan, di dalam penyelenggaran negara, dalam pemerintah, perekonomian, dan dari sisi jasa kemasyarakatan," jelas dia.
 
Meski begitu, Sri Mulyani tak khawatir pernyataan Puyuono akan membuat para wajib pajak enggan menjalankan kewajibannya. Dirinya berharap para politisi lainnya tetap memiliki pemikiran yang bisa mendorong pembangunan bangsa.
 
"Enggak kan kalau kita lihat di antara teman-teman politisi sudah berkomentar, saya tetap berharap masih banyak yang memiliki cara pendekatan kenegarawanan yang baik," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif