Ilustrasi. Foto: MI/Atet
Ilustrasi. Foto: MI/Atet

Hingga April 2021, Penerimaan Pajak Capai Rp374,9 Triliun

Ekonomi perpajakan Sri Mulyani penerimaan pajak
Eko Nordiansyah • 24 Mei 2021 14:28
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, penerimaan pajak sampai April 2021 adalah sebesar Rp374,9 triliun. Realisasi penerimaan pajak ini sudah 30,94 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar Rp1.229,6 triliun.
 
"Pertumbuhannya masih negatif 0,46 persen. Namun dibanding tahun lalu, pertumbuhan ini sudah lebih baik. Karena tahun lalu hingga April, pertumbuhan penerimaan pajak kontraksinya minus tiga persen," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.
 
Ia menambahkan, saat ini pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat. Hal ini tentunya harus bisa dijaga dengan baik agar pemulihan ekonomi bisa berlanjut. Di sisi lain, jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) diminta untuk menangkap peluang penerimaan dari pemulihan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita juga lihat semua jenis pajak mengalami pemulihan, meskipun tidak semua sektor sudah pilih. Jadi tantangan kita semua region, semua sektor sudah pilih. Namun ada yang pulih cukup nyata," ungkapnya.
 
Menurut dia, salah satu pemulihan penerimaan terjadi pada Pajak Penghasilan (PPh) Badan yang tumbuh 31,1 persen (yoy). Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga mencatat pertumbuhan 6,4 persen secara bruto meski masih mengalami kontraksi secara neto.
 
Tahun ini, ia menyebut, target penerimaan pajak didesain tidak terlalu tinggi. Namun karena penerimaan pajak tahun lalu yang cukup rendah, sehingga terlihat ada kenaikan target penerimaan pajak mencapai 15 persen. Untuk itu, ia meminta ada strategi yang cukup baik.
 
"Kita membutuhkan strategi yang makin baik untuk terus berikhtiar mencapai target penerimaan yang luar biasa berat. Pada saat ekonomi sedang proses pemulihan, masih di dalam tahap dini, masih kecambah istilahnya, belum menjadi pohon. Maka kita harus mencari keseimbangan," pungkas dia.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif