Presiden Joko Widodo. (FOTO: dok MI)
Presiden Joko Widodo. (FOTO: dok MI)

Jokowi Singgung Penyerapan Kementerian/Lembaga

Ekonomi berita dpr Pidato Kenegaraan 2019 Sidang Tahunan MPR 2019
Annisa ayu artanti • 16 Agustus 2019 12:40
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal realisasi anggaran kementerian lembaga dalam rapat bersama DPD-DPR.
 
Ia mengatakan seharusnya realisasi anggaran tidak diukur dari banyaknya serapan anggaran. Atau anggaran yang berhasil dibelanjakan, tetapi bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat.
 
"Realisasi anggaran bukan diukur dari seberapa banyak anggaran yang telah dibelanjakan tetapi diukur dari seberapa baik pelayanan kepada masyarakat," kata Jokowi di Gedung Nusantara, Kompleks DPR-MPR, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi menegaskan anggaran negara sudah sepatutnya didedikasikan untuk rakyat. Sehingga keberhasilan kementerian lembaga tidak dinilai dari banyaknya serapan anggaran tetapi seberapa banyak kemudahan yang diterima dan dirasakan masyarakat.
 
"Anggaran negara harus sepenuhnya didedikasikan untuk rakyat," ucap dia.
 
Kemudian, lanjut Jokowi, ukuran akuntabilitas pemerintahan juga tidak dilihat dari banyaknya formulir yang diisi dan dilaporkan, tetapi seberapa baik produk yang telah dihasilkan.
 
Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi belanja pemerintah hingga Juni 2019 baru mencapai 38,58 persen yaitu Rp630,57 triliun dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp2.461,1 triliun.
 
Dalam laporan APBN KITA disampaikan serapan anggaran tersebut ditopang oleh Belanja Barang yang mencapai Rp119,28 triliun atau sekitar 34,61 persen dari APBN 2019.
 
Lalu belanja pegawai yang mencapai Rp117,90 triliun atau sekitar 50,24 persen dari target APBN 2019. Kemudian ada belanja sosial yang telah mencapai Rp70,49 triliun atau sekitar 72,63 persen dari target APBN 2019. Kemudian belanja modal yang nilainya mencapai Rp34,66 triliun atau sekitar 18,31 persen dari target APBN 2019.
 
Sementara untuk belanja non kementerian lembaga, belanja didorong oleh pembayaran bunga utang senilai Rp134,77 triliun atau sekitar 48,85 persen dari target APBN 2019 serta belanja subsidi yang mencapai Rp71,88 triliun atau 32,04 persen dari target APBN 2019.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif