Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah

Ekonomi India Turun, Menkeu Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Ekonomi pertumbuhan ekonomi india ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 05 Desember 2019 07:59
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dengan perkembangan di dunia. Apalagi baru-baru ini India merilis laporan pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan akibat ketidakpastian global.
 
Pertumbuhan ekonomi India di kuartal III-2019 tercatat hanya 4,5 persen. Padahal pada kuartal sebelumnya, ekonomi India masih mencatatkan pertumbuhan sebesar lima persen. Pertumbuhan ekonomi di India bahkan terus merosot jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
 
"Kita juga lihat pertumbuhan ekonomi Indonesia, kalau tingkatkan kewaspadaan bukan khawatir berlebihan, tapi memang ada faktor yang perlu kita kelola bersama," kata dia, di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia pemerintah harus secara cermat memberikan stimulus demi mengatasi ketidakpastian. Pelemahan ekonomi yang berasal dari luar lingkungan Indonesia bisa dihadapi dengan penggunaan instrumen seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan tepat.
 
"Berarti kita harus gunakan instrumen baik dari penerimaan, perpajakan dan non pajak, belanja dan pembiayan. Semuanya untuk menetralisir pelemahan dari transmisi global ke dalam negeri dan ketidakpastian," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan, ketidakpastian global yang terjadi saat ini memang sulit ditebak arahnya. Meski tantangan yang dihadapi bukan hal yang baru, namun kondisi global yang dinamis sering kali menimbulkan efek yang berbeda-beda bagi negara lain.
 
"Apa yang disebut itu biasanya orang rasional mencoba kalkulasi ketidakpastian dilihat pattern masa lalu, dan dibuat trennya dan kemudian sedikit buat forecast untuk bisa menjadi basis kita membuat keputusan. Hari ini yang kita percaya proyeksinya seperti ini, kemudian besok ada suatu kejadian jadi berubah sama sekali," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif