Jadi Negara Maju, Indonesia Perlu Perbanyak Wirausaha

Suci Sedya Utami 22 November 2018 11:15 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesia
Jadi Negara Maju, Indonesia Perlu Perbanyak Wirausaha
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Bappenas)
Jakarta: Indonesia diproyeksikan menjadi negara maju di 2045. Namun banyak hal yang perlu dilakukan Indonesia untuk mencapai tujuan tersebut, baik memperbaiki sejumlah persoalan yang ada di Tanah Air maupun memberikan keberpihakan terhadap dunia usaha agar berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan kunci dari negara maju yakni dihuni oleh banyak pengusaha atau entrepreneur. Dia mengatakan jumlah entrepreneur harus lebih besar dibandingkan dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Harus punya banyak entrepreneur. Ciri dari negara maju adalah dia harus punya banyak entrepreneur. Tidak ada negara maju karena banyak jumlah PNS-nya," kata Bambang, dalam acara legacy talk yang diinisiasi Ganesha ITB 83, di Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 22 November 2018.

Namun sayangnya di Indonesia, Bambang menilai, jumlah pengusaha baru masih sangat sedikit. Artinya yang ada adalah pengusaha yang telah menjalankan usahanya dalam kurun waktu lama. Hal ini yang perlu didukung dan dikembangkan sehingga jumlah pengusaha bisa terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Bambang mengaku ketika dirinya menjadi Dekan Fakultas Ekonomi di 2005-an, ia banyak bertanya pada mahasiswa-mahasiswi saat itu mau jadi apa setelah lulus kuliah. Dari jawaban yang diberikan mengarah pada sudah banyak muncul keberanian untuk menjadi pengusaha dibandingkan dengan menjadi pegawai.

"Generasi sekarang juga banyak, meskipun mereka kerja (jadi karyawan) tapi juga jadi startup. Memang masih banyak juga yang takut gagal jadi entrepreneur. Tapi kalau enggak dicoba enggak akan tahu," jelas Bambang.

Karena itu, Bambang meminta bantuan kepada ITB. Ia tidak memungkiri ITB penuh dengan keilmuan yang tentunya bisa memberikan sumbangsih. Adapun ITB memiliki lulusan-lulusan yang langsung mengarah ke industri.

"Bahkan di ITB ada fakultas seni rupa dan desain yang bila digabungkan dengan keilmuan lainnya terutama yang berhubungan dengan teknik informatika bisa menjadi cikal bakal industri kreatif," pungkas dia.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id