Ilustrasi - - Foto: dok MI
Ilustrasi - - Foto: dok MI

80 Juta Rakyat Indonesia Nikmati Anggaran Perlindungan Sosial

Ekonomi bansos Kartu Prakerja Bantuan Langsung Tunai Pemulihan Ekonomi Nasional
Annisa ayu artanti • 30 September 2020 19:53
Jakarta: Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menyatakan sebanyak 80 juta masyarakat kelas bawah sudah menikmati program perlindungan sosial yang digagas pemerintah.
 
"Kurang lebih 80 juta rakyat yang hidupnya di taraf ekonomi paling bawah sudah tersentuh program pemerintah," kata Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin, saat konferensi pers, Rabu, 30 September 2020.
 
Budi menjelaskan anggaran perlindungan sosial tersebut berasal dari dana pemulihan ekonomi nasional yang disalurkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Jumlahnya mencapai Rp36,3 triliun untuk 10 juta keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berbagai pencapaian sektor perlindungan sosial. Paling besar adalah PKH," sebutnya.

 
Kemudian melalui program kartu sembako sebesar Rp31,9 triliun kepada 19,4 juta keluarga termasuk penerima PKH. Dengan begitu, total sekitar hampir 20 juta keluarga memperoleh bantuan pemerintah di tengah pandemi. Jika satu keluarga terdiri dari empat orang, total yang merasakan program perlindungan sosial tersebut mencapai 80 juta orang.
 
Di sisi lain, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial tunai untuk wilayah Jabodetabek sebesar Rp24,8 triliun kepada 9,2 juta penerima manfaat. Lalu program kartu prakerja sebesar Rp19,46 triliun kepada 5,48 penerima manfaat.

 
Kemudian, program subsidi gaji sebesar Rp14 triliun. "Program ini akan terus berjalan hingga akhir tahun dan diserahterimakan kepada 11,65 juta penerima manfaat dengan gaji dibawah Rp5 juta," tutupnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif