Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

DNI Angkat Daya Saing Investasi Indonesia

Ekonomi daftar negatif investasi
Ade Hapsari Lestarini • 13 Februari 2016 18:41
medcom.id, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai Daftar Negatif Investasi (DNI) berdampak positif pada peningkatan daya saing investasi Indonesia.
 
Adapun pengumuman DNI yang dilakukan di masa triwulan pertama tahun ini akan berdampak positif pada upaya pemerintah untuk mencapai target realisasi investasi 2016 sebesar Rp594,8 triliun.
 
"Pengaturan dalam revisi lebih memberikan kepastian kepada para pelaku usaha baik investor asing maupun pengusaha nasional. Ada sejumlah bidang usaha yang lebih terbuka, namun dengan tetap memperhatikan berbagai kepentingan pengusaha nasional," imbuh Kepala BKPM Franky Sibarani, dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (13/2/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, dalam pengumuman mengenai Paket Kebijakan Ekonomi X di Kantor Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan bahwa DNI yang baru untuk mendorong perusahaan nasional bersaing dan semakin kuat.
 
Seskab menekankan bahwa kebijakan ini bukan untuk liberalisasi karena proteksi terhadap UMKM menjadi hal utama. Pramono menilai bahwa kebijakan ini adalah untuk mendorong adanya modernisasi dalam bangsa Indonesia.
 
Dia menilai bahwa kebijakan yang terbuka dapat membuat tumbuhnya para pemain-pemain baru, usahawan-usahawan baru, inovator-inovator baru, teknologi-teknologi baru yang akan bersaing dan bertanding dalam pasar global.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif