Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR
Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR

Pemerintah Alokasikan Rp25,74 Triliun di 2023 untuk Gaji PPPK Daerah

Antara • 22 September 2022 07:45
Jakarta: Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp25,74 triliun pada 2023 untuk penggajian formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) daerah. Anggaran itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp396 triliun.
 
"Kami akan melanjutkan kebijakan dukungan atas penggajian PPPK melalui alokasi DAU," kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto, dalam Rapat Panitia Kerja TKD RAPBN 2023 bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 22 September 2022.

Dengan alokasi dana tersebut, dia berharap, manajemen PPPK daerah bisa semakin baik, khususnya dengan ada jaminan dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia merinci, DAU untuk penggajian PPPK akan diberikan kepada PPPK klaster provinsi sebesar Rp4,48 triliun dan klaster kabupaten/kota Rp21,26 triliun.
 
DAU PPPK klaster provinsi diberikan ke Sumatra sebesar Rp1,47 triliun, Jawa Bali Rp1,05 triliun, Kalimantan Sulawesi Rp1,46 triliun, serta Nusa Tenggara Maluku Papua Rp486,95 miliar. Sedangkan DAU kabupaten/kota diberikan ke Sumatra sebanyak Rp5,47 triliun, Jawa Bali Rp8,45 triliun, Kalimantan Sulawesi Rp4,55 triliun, dan Nusa Tenggara Maluku Papua Rp2,77 triliun.
Baca: Soal Reformasi Subsidi, Pemerintah Sudah Punya Peta Jalannya Lho..

Astera mengatakan selama ini beberapa pemerintah daerah belum memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk melaksanakan penyaluran penggajian PPPK lantaran hanya berdasarkan surat dari Kemenkeu. Penentuan DAU yang ditentukan penggunaannya untuk penggajian PPPK didasarkan pada jumlah formasi PPPK pada 2022 dan 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan kebijakan DAU 2023, target produksi yang diharapkan yakni pengangkatan 1,34 juta formasi PPPK 2022 dan 2023 meliputi PPPK guru, PPPK tenaga kesehatan, serta PPPK teknis," pungkas dia.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif