Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.

Menkeu Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Tercapai

Ekonomi ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 08 Mei 2019 15:31
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku masih optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi 2019 akan mencapai target sebesar 5,3 persen. Meskipun pada kuartal I-2019, pertumbuhan ekonomi tercatat hanya 5,07 persen.
 
"Kita usahakan, terutama apabila confidence dari investasi dan konsumsi bisa kita jaga, saya rasa itu cukup jaga di semester II," kata dia di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Mei 2019.
 
Dirinya menambahkan pemerintah akan mengambil kebijakan supaya pertumbuhan investasi dan konsumsi masyarakat tetap terjaga. Apalagi Sri Mulyani menilai tingkat konsumsi maupun investasi di kuartal I tahun ini masih bisa ditingkatkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di kuartal II tahun ini, pemerintah akan menggenjot belanja termasuk belanja sosial bagi masyarakat kurang mampu. Tak hanya itu, adanya faktor Ramadan dan Idulfitri di periode ini diyakini akan mendorong konsumsi rumah tangga tumbuh lebih tinggi.
 
"Investasi berharap setelah pemilu bisa meningkat dengan adanya kepastian politik dan policy yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi. Agar situasi investasi dapat diperbaiki," jelas dia.
 
Sementara itu, pemerintah juga harus tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global yang bisa mempengaruhi ekonomi domestik. Khususnya adalah kelanjutan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
 
Apalagi baru-baru ini Presiden AS Donald Trump mencuit pada bahwa ia akan menaikkan tarif impor barang-barang Tiongkok senilai USD200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen mulai Jumat 10 Mei. Trump juga mengatakan dia akan segera mengenakan tarif 25 persen pada USD325 miliar barang-barang Tiongkok yang belum dikenakan pajak.
 
"Sementara di satu sisi pertumbuhan Amerika cukup positif, di sisi lain perlemahan di negara lain masih terus terlihat. Kita harus lihat ekspornya harus hati-hati. Walau kontraksi mulai kecil, kita melihat masih ada kontraksi di ekspor," pungkasnya.

 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif