Ekonomi Indonesia. Foto : MI.
Ekonomi Indonesia. Foto : MI.

Ada Momen Idulfitri, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 7%

Ekonomi hari raya idul fitri Ekonomi Indonesia Lebaran 2021
Eko Nordiansyah • 17 Mei 2021 18:12
Jakarta: Pemerintah mengaku optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2021 ini akan melebihi tujuh persen. Salah satu dukungan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut adalah adanya momen hari raya Idulfitri di kuartal II ini.
 
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, pemerintah telah memberikan berbagai insentif bagi perekonomian. Bahkan dukungan belanja pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
 
"Sudah banyak sekali yakni insentif fiskal, mendorong spending, dan semuanya, maka insyaallah kami yakin lebih tinggi dari normal 2019. Artinya kita hitung ada kemungkinan di kisaran tujuh persen atau lebih," kata dia di Jakarta, Senin, 17 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan kenaikan pertumbuhan ekonomi ini juga didukung oleh low base effect yang terjadi di kuartal II tahun lalu. Sebab pada saat itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi cukup dalam mencapai minus 5,32 persen imbas pandemi covid-19.
 
"Kuartal II-2021 ini kita berharap lebih tinggi, siklus di kuartal II akan lebih tinggi. Kecuali kemarin (2020) pas pandemi, kontraksi betul di kuartal II. Kalau waktu normal di kuartal II tinggi sebab ada momen lebaran, Ramadan dan konsumsi tinggi," ungkapnya.
 
Susiwijono merinci, PDB atas dasar harga konstan (ADHK) di kuartal I-2021 adalah Rp2.683 triliun. Sedangkan pada kuartal II tahun lalu, ADHK hanya Rp2.589 triliun. Dengan asumsi kuartal II tahun ini sama dengan yang diperoleh di 2019 angkanya sudah tumbuh signifikan.
 
"Dengan asumsi yang enggak terlalu kita agresif sekali, hanya asumsi yang biasa saja, kita anggap sama dengan 2019 itu pertumbuhan ekonomi sudah tinggi. Katakan lah nominal ADHK Rp2.735 triliun, (pertumbuhan ekonomi) sudah 6,3 persen," pungkas dia.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif