Perkembangan Eksternal jadi Alasan Rupiah Melemah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet)
Jakarta: Pelemahan rupiah pada penutupan perdagangan disebut sebagai akibat dari perkembangan eksternal. Apalagi sentimen dari dalam negeri juga terbatas untuk mampu mengangkat level rupiah dari tekanan dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang rupiah melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini. Mata uang rupiah semakin melemah dan sudah mencapai level Rp14.300-an per USD pada penutupan perdagangan hari ini.

Sementara Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah melemah 212 poin dengan berada pada Rp14.385 per USD. Kemudian data Bank Indonesia (BI) melansir mata uang rupiah melemah sebanyak 108 poin dengan berada pada Rp14.271 per USD.

"Ini masih tergantung eksternal, saya bilang mungkin tergantung juga bagaimana keberlanjutan isu perang dagang, lalu isu the Fed dan bagaimana kondisi ekonomi AS," kata Ekonom BCA David Sumual kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018.

Dirinya menambahkan, rupiah bisa saja kembali menguat jika BI mampu membuat kebijakan yang konsisten. Menurut dia, BI diperkirakan akan menaikan suku bunga acuan sejalan dengan kenaikan Fed Fund Rate (FFR) pada pertengahan bulan ini.

"Kalau eksternal mereda itu bisa bantu rupiah kembali. Saya perkirakan tekanan berlangsung sampai semester II. Tapi yang paling penting adalah BI harus konsisten dalam membuat pasar lebih tenang," jelas dia.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id