Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara. (Medcom/Eko Nordiansyah).
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara. (Medcom/Eko Nordiansyah).

2019, BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi di Kisaran 5,1-5,5%

Ekonomi ekonomi indonesia
Husen Miftahudin • 10 September 2018 15:33
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memproyeksi asumsi pertumbuhan ekonomi pada tahun depan berada pada kisaran bawah dari rentang 5,1 persen hingga 5,5 persen.  Kondisi tersebut dianggap lebih baik ketimbang sasaran kisaran pertumbuhan ekonomi 2018 yang berada pada range 5,0 persen sampai 5,4 persen.

"Dengan melihat bahwa situasi global masih cukup menantang, (pertumbuhan ekonomi 2019) kami masih di kisaran bawah dari range 5,1 persen sampai 5,5 persen," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 10 September 2018.

Menurut Mirza, permintaan domestik akan tetap kuat dengan perkiraan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada 2019 berada di titik puncak. Meskipun demikian, sasaran kisaran pertumbuhan ekonomi tersebut telah dipangkas Bank Sentral yang sebelumnya berada di rentang 5,2 persen sampai 5,6 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Untuk tahun ini, jelasnya, otoritas melakukan beberapa penyesuaian terhadap proyeksi makroekonomi. Dalam pandangan BI, pertumbuhan ekonomi 2018 diperkirakan tetap kuat dalam kisaran 5,0 persen sampai 5,4 persen. "Kisaran 5,0 persen hingga 5,4 persen sedikit lebih rendah dari perkiraan sebelumnya di rentang 5,1 persen sampai 5,5 persen," bebernya.

Mirza bilang, penyesuaian pertumbuhan ekonomi tahun ini sejalan dengan risiko eksternal yang kian meningkat. "Dalam range ini, 5-5,4 persen (pertumbuhan ekonomi 2018), titik tengahnya lebih kepada 5,1-5,2 persen," pungkas Mirza.


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi