Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga

Sri Mulyani Cerita Proses Kelola Uang Negara ke Siswa SD hingga SMA

Ekonomi Sri Mulyani apbn Kementerian Keuangan
Eko Nordiansyah • 30 November 2020 12:11
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan bagaimana proses pengelolaan keuangan negara hingga menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, pembuatan APBN melalui proses yang panjang.
 
Ia menyebutkan APBN tidak dibuat sendiri oleh menteri keuangan melainkan sudah melalui pembahasan bersama presiden, kabinet dan para menteri, serta DPR. APBN merupakan rencana bagaimana keuangan negara digunakan oleh pemerintah untuk menjalankan negara.
 
"APBN enggak bikin sendiri, tapi bikin rencana, disampaikan ke kabinet, dibahas presiden, menteri, wapres, dan seluruh menteri, nanti menteri bilang kebutuhannya masing-masing," kata dia dalam Hari Mengajar Kemenkeu Mengajar 5 secara virtual di Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayangnya dengan kebutuhan belanja yang banyak, namun pendapatan yang sedikit maka pemerintah harus mengurangi belanja yang tidak perlu. Sri Mulyani menyebut pemerintah akan mengurangi belanja yang tidak prioritas karena uang negara juga terbatas.
 
"Kalau semua dibiayai bagaimana caranya? Caranya kemudian harus dibahas mana kebutuhan tidak prioritas dikurangi. Belanja harus diteliti benar enggak dikeluarkan sekian, menteri lain harus lihat belanjanya baik enggak," jelas dia.
 
Ia menambahkan, apabila keuangan negara tidak bisa mencukupi belanja maka pemerintah akan memungut pajak. Namun apabila uang pajak yang dikumpulkan tetap kurang, maka pemerintah punya pilihan untuk menarik pinjaman melalui utang.
 
"Menteri keuangan harus cari pendapatan lebih makanya memungut pajak. Enggak ada orang senang bayar pajak, memungut pajak bukan pekerjaan gampang karena enggak ada orang senang bayar pajak. Kalau tetap kurang, (akan menarik) utang," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif