Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah). (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah). (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

BI Longgarkan Aturan Giro Wajib Minimum

Ekonomi bank indonesia giro wajib minimum
Husen Miftahudin • 20 Juni 2019 16:13
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah sebesar 50 basis poin (bps) untuk bank umum konvensional dan bank umum syariah/unit usaha syariah. Hal tersebut untuk menambah likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
 
"Sehingga, masing-masing menjadi enam persen (GWM rupiah untuk bank konvensional) dan 4,5 persen (untuk bank umum syariah/unit usaha syariah) dengan GWM rerata masing-masing tetap sebesar tiga persen, berlaku efektif pada 1 Juli 2019," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Perry yakin kebijakan penurunan rasio GWM dapat menambah pasokan likuiditas perbankan sebanyak Rp25 triliun. Otoritas sebelumnya telah menambah likuiditas melalui operasi moneter.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Operasi moneter tergantung preferensi bank. Kalau GWM ini across the board, semua bank akan meningkat likuiditasnya, tapi tentunya peningkatannya tergantung dana pihak ketiga masing-masing bank," ungkap dia.
 
Perry berharap penurunan rasio GWM dapat mendorong perekonomian. Sebab, semua perbankan mendapatkan pasokan likuiditas yang cukup besar untuk menyalurkan kreditnya.
 
"Kalau Rp25 triliun semua disalurkan terus disimpan lagi di bank ada efek berlipat, sehingga bergulir terus multiplier effect-nya. Ini langkah BI mendukung pertumbuhan ekonomi melalui jalur likuiditas," jelas Perry.
 
Selain itu, sambungnya, penurunan rasio GWM diharapkan meningkatkan pertumbuhan kredit perbankan. "Dengan ini maka pertumbuhan kredit akan menuju batas atas kisaran BI yang sebesar 10-12 persen," tutup Perry.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif