Wapres Dorong Kerja Sama Antisipasi Perang Dagang
Wakil Presiden Jusuf kalla (MI/RAMDANI)
New York: Wakil Presiden M Jusuf Kalla menilai perlu ada upaya untuk meningkatkan kerja sama antarnegara guna mengantisipasi dampak negatif perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang terus berlanjut. Tidak ditampik, tensi sengketa perdagangan terus meningkat sekarang ini di antara kedua negara.

"Kita bisa bekerja bersama bagaimana mengurangi efek dari pertarungan dua negara besar yang membuat negara lain turut menderita karena situasi ini," kata Kalla, dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, di Markas Besar PBB, New York, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 25 September 2018.

Dirinya berharap dengan kerja sama untuk mengurangi dampak negatif perang dagang tersebut maka dapat mendukung tidak saja ekonomi salah satu negara namun juga ekonomi dunia.  Dengan demikian, ia menambahkan, akan dapat menunjang kesejahteraan dan kemiskinan dapat dikurangi.



Lebih lanjut, ia mengatakan, Pemerintah Indonesia terus memastikan pembangunan bisa berkelanjutan, di antaranya dengan membangun infrastruktur di berbagai bidang, dan bekerja sama dengan kalangan swasta. Hal ini karena kebutuhan pembangunan infrastruktur dalam lima tahun sebanyak USD460 miliar tidak mungkini dipenuhi seluruhnya melalui anggaran negara.

"Kita membutuhkan kerja sama dengan kalangan swasta," kata Kalla, seraya menambahkan bahwa pemerintah terus menjaga kondisi ekonomi yang lebih stabil. Pasalnya, saling percaya investor asing dengan investor dalam negeri turut menunjang stabilitas ekonomi.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id