Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP

Naik 3 Kali Lipat, Potensi Ekonomi Digital RI Bisa Capai USD124 Miliar di 2025

Ekonomi Sri Mulyani Kementerian Keuangan Ekonomi Digital
Eko Nordiansyah • 23 April 2021 14:41
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan potensi ekonomi digital di Indonesia diprediksi mencapai USD124 miliar pada 2025. Potensi ini meningkat hampir tiga kali lipat dari 2020 yang hanya sebesar USD44 miliar saja.

"Ini adalah sesuatu potensi yang luar biasa. Artinya tiga kali lipat potensi ekonomi bisa meningkat dengan adanya infrastruktur digital," katanya dalam webinar 'Perempuan Penggerak Ekonomi di Masa Pandemi' di Jakarta, Jumat, 23 April 2021.
 
Ia menambahkan, syarat untuk mencapai potensi tersebut adalah Indonesia harus bisa membangun infrastruktur digital serta mengembangkan ekonomi digital. Untuk itu, pemerintah menggunakan uang negara untuk menyediakan infrastruktur fisik.
 
"Ini yang dilakukan pemerintah dari hard infrastructure sampai kepada supporting services itu semuanya menggunakan uang negara. Selama ini orang melihatnya uang negara ke sisi yang lain, yang ini penting sekali. Kemudian literasi digital," ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya pemerintah sudah memberikan pembinaan literasi digital bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mayoritas adalah perempuan. Berbagai program dukungan pembiayaan juga dibarengi dorongan agar UMKM masuk ke bisnis digital.
 
Selain itu, pemerintah juga mengakselerasi inklusi dan digitalisasi keuangan kepada masyarakat. Contohnya adalah transfer bantuan sosial (bansos) kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program Program Keluarga Harapan (PKH).
 
"Maka pembayarannya tidak dalam bentuk cash harus dalam bentuk transfer dan digital. Demikian juga untuk (kartu) sembako, apakah mereka membeli di dalam warung digital itu juga dilakukan secara bertahap, pembayaran gaji pemerintah, transaksi-transaksi itu juga dilakukan secara digital," pungkas dia.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif