Ilustrasi gedung perkantoran di Ibu Kota Jakarta - - Foto: MI/ Galih Pradipta
Ilustrasi gedung perkantoran di Ibu Kota Jakarta - - Foto: MI/ Galih Pradipta

Kemenkeu Optimalkan Aset Negara Rp1.000 Triliun di DKI Jakarta saat Ibu Kota Pindah

Ekonomi pemindahan ibukota DKI Jakarta Kementerian Keuangan aset negara Ibu Kota Baru Barang Milik Negara
Antara • 26 November 2021 21:25
Jakarta: Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengoptimalisasi aset negara senilai Rp1.000 triliun di DKI Jakarta saat ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur.
 
"Uangnya nanti akan digunakan untuk pembangunan di ibu kota negara baru," kata Direktur BMN DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan dalam media briefing, Jumat, 26 November 2021.
 
Menurut dia, optimalisasi aset negara di Jakarta itu tak hanya dilakukan melalui penjualan saja, namun bisa juga melalui kerja sama dengan jangka waktu sekitar 30 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aset negara di Jakarta antara lain meliputi tanah dan bangunan, sehingga sedang dipilah mana aset yang bisa dimonetisasi nantinya.
 
"Tapi tidak terburu-buru, kami harus mengatur terlebih dahulu," ujar Encep.
 
Jika optimalisasi terburu-buru, ia menilai harga aset negara di Jakarta kemungkinan akan menjadi rendah, sehingga pihaknya tak mau mengganggu pasar.
 
Kemenkeu mencatat aset negara pada 2020 mencapai Rp11.098,67 triliun, yang di antaranya sebesar Rp6.595,77 triliun berupa barang milik negara (BMN) seperti tanah, gedung, bangunan, dan sebagainya.
 
Adapun nilai BMN selama 10 tahun terakhir rata-rata mengalami kenaikan, tetapi khusus pada 2013 terjadi penurunan nilai BMN karena penerapan penyusutan pertama kali dengan nilai Rp387 triliun sebagai pengurang aset tetap.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif