Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.

Sri Mulyani Tak Khawatir Ada Ancaman Resesi

Ekonomi ekonomi dunia ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 12 September 2019 13:31
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku tak khawatir dengan adanya ancaman resesi terhadap ekonomi global. Meski begitu, dirinya tetap mewaspadai perkembangan global yang dapat mempengaruhi ekonomi nasional.
 
"Agar makro policy kita sound dan timely appropriate. Tekanan ketidakpastian global harus terus diwaspadai meski tak perlu khawatir," kata dia dalam seminar di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Kamis, 12 September 2019.
 
Dirinya menambahkan, sejak krisis global pada 2008-2009 lalu ekonomi dunia belum sepenuhnya sehat. Berbagai kebijakan yang dijalankan oleh negara-negara di dunia hampir sama, yaitu kebijakan moneter dan fiskal yang ekspansif sementara pengetatan di sektor keuangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Makanya sekarang itu banyak negara APBN-nya defisit. Suku bunga sangat rendah bahkan ada yang nol. Jadi ekonomi ini disanggah dengan ekspansi dan monetary policy yang rate rendah, serta quantitative easing," jelas dia.
 
Setelah semua kebijakan itu, lanjut Sri Mulyani, negara-negara harus siap menghadapi siklus baru ekonomi. Sayangnya karena kebijakan yang telah diambil, membuat ruang untuk ekspansi kebijakan moneter dan fiskal menjadi sangat terbatas.
 
Menurutnya, Indonesia sendiri berupaya menjaga agar APBN-nya tetap sehat dengan defisit selalu di bawah dua persen dan rasio utang terhadap PDB sekitar 30 persen. Kebijakan moneter yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) juga diarahkan agar ahead the curve.
 
"Memang bukan hanya resesi, tetapi kita juga menghadapi masalah fundamental, struktural dan spillover. Menjaga agar makro policy sound, tentu kita menggunakan setiap rupiah untuk address yang isunya fundamental," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif