Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Tahun Depan, Penerimaan Perpajakan Dipatok Rp1.510 Triliun

Ekonomi penerimaan pajak DPR RI RAPBN 2022
Eko Nordiansyah • 28 September 2021 13:30
Jakarta: Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati target penerimaan perpajakan untuk 2022 bersama pemerintah sebesar Rp1.510 triliun. Target ini naik Rp3,08 triliun dari yang diajukan dalam RAPBN 2022 sebesar Rp1.506,9 triliun.
 
Anggota Banggar DPR dari Fraksi Golkar Bobby A. Rizaldi mengatakan, kenaikan target penerimaan perpajakan tersebut didapatkan dari hasil optimalisasi penerimaan pajak Rp2.07 triliun dan optimalisasi penerimaan kepabeanan dan cukai Rp1 triliun.
 
"Adapun penerimaan perpajakan tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp1.265 triliun dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp245 triliun," kata dia dalam rapat Banggar DPR di Jakarta, Selasa, 28 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia merinci, penerimaan pajak berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) Migas Rp47,3 triliun, PPh Non Migas Rp633,5 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Rp554,3 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp18,3 triliun, dan Pajak Lainnya Rp11,3 triliun.
 
Sementara untuk penerimaan kepabeanan dan cukai pada tahun depan ditargetkan berasal dari pendapatan cukai Rp203,9 triliun, bea masuk Rp35,1 triliun, dan bea keluar Rp5,9 triliun.
 
Dalam rangka mengurangi eksternalitas negatif atas konsumsi barang tertentu, pada tahun 2022 akan dilakukan ekstensifikasi barang kena cukai baru. Pemerintah dan DPR sepakat untuk melakukan ekstensifikasi cukai baru.
 
"Antara lain cukai produk plastik sekali pakai seperti kantong belanja plastik dan olahan plastik (wadah dan kemasan, peralatan makanan dan minuman), serta cukai minuman bergula dalam kemasan (MBDK)," pungkas dia.
 
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif