Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM

Bahlil Yakinkan Investor AS soal Investasi di Indonesia

Ekonomi investasi bkpm ekonomi indonesia
Antara • 22 November 2019 14:04
Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakinkan investor Amerika Serikat (AS) soal peluang investasi di Indonesia. Dalam Business Forum on Trade, Tourism, and Investment in Indonesia yang digelar di New York, Amerika Serikat, Bahlil menyampaikan optimismenya akan pertumbuhan investasi Indonesia yang menjanjikan.
 
"Terdapat sekitar Rp700 triliun investasi (baik PMA maupun PMDN) yang siap dieksekusi dan rencana investasi senilai hampir Rp1.000 triliun yang siap masuk ke Indonesia," kata Bahlil, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.
 
Karena potensinya yang besar itulah, Bahlil menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah meminta agar semua perizinan kementerian dan lembaga didelegasikan kepada BKPM, termasuk insentif pajak. Hal itu dilakukan untuk mempercepat realisasi investasi di Tanah Air.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dalam sambutannya menyampaikan Indonesia dapat menjadi alternatif sumber produk dan tujuan investasi bagi AS di tengah perang dagang antara AS dengan Tiongkok.
 
"Indonesia menargetkan peningkatan total perdagangan dengan AS sebesar dua kali lipat dalam lima tahun," katanya.
 
Untuk itu, di bawah koordinasi KBRI Washington DC, Indonesia telah mengidentifikasi sejumlah produk utama untuk ditingkatkan perdagangannya dalam waktu dekat mencakup tekstil, produk karet, alas kaki, mesin elektronik, dan furnitur.
 
Sementara itu, beberapa produk potensial seperti produk kimia, mainan anak, dan kertas, serta produk strategis seperti mesin, produk plastik, dan suku cadang kendaraan membutuhkan investasi untuk ditingkatkan daya saing dan produksinya.
 
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyampaikan AS dan Indonesia merupakan dua mitra dagang yang komplementer, bukan kompetitor, dengan nilai total perdagangan USD29 miliar pada tahun lalu.
 
Wamendag mengutarakan kebijakan perdagangan yang mencakup peningkatan ekspor melalui integrasi ke dalam rantai nilai global, penyederhanaan prosedur, efisiensi logistik, serta diplomasi ekonomi dan pengembangan pasar.
 
Adapun Kegiatan Business Forum on Trade Tourism, and Investment di New York, Amerika Serikat, itu menekankan pada tindak lanjut kegiatan berupa pengiriman misi investasi AS ke Indonesia tahun mendatang.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif