Gedung BKPM (Foto: Setkab)
Gedung BKPM (Foto: Setkab)

Sebelum Pemilu, BKPM Beri Empat Saran ke Investor

Ekonomi pertumbuhan ekonomi investasi bkpm ekonomi indonesia
Husen Miftahudin • 24 April 2019 13:52
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berjalan aman dan damai. Bahkan, pelaksanaan pemilu serentak itu diapresiasi investor.
 
"Persepsi (investor) mood-nya bahagia. Meski pergerakan IHSG belum melejit, tapi itu cukup (meningkat) sampai saat ini. Investor sudah percaya dan itu menjadi dasar untuk seseorang memutuskan berinvestasi," kata Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM Indra Darmawan, di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu, 24 April 2019.
 
Sebelum pelaksanaan pemilu, ungkap Indra dalam acara Economic & Investment Outlook 2019, BKPM memberi empat saran kepada investor. Pertama, para pemodal harus memiliki posisi yang jelas terhadap masing-masing pasangan capres-cawapres.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, melihat pergerakan makroekonomi. Meski dilema lantaran lebarnya defisit neraca transaksi berjalan, namun hal tersebut bisa ditutupi dengan neraca modal (capital account) dari derasnya aliran investasi.
 
"Harapan ke depan (data ekonomi) makro lebih baik. Hambatannya suku bunga AS sekarang lebih rileks yang membuat USD pulang kampung dan membuat emerging market kering. Ini harus kita manfaatkan," tuturnya.
 
Ketiga, lanjut Indra, memerhatikan pergerakan nilai tukar rupiah. Level mata uang Garuda saat ini masih tertekan usai Pemilu. Namun, menurut dia, depresiasi rupiah bukan karena pemilu, tapi lebih disebabkan oleh kenaikan Dow Jones, Nasdaq, serta S&P 500.
 
"Ketiganya mencapai kenaikan tertinggi sepanjang masa. Mereka lagi kuat, jadi rupiah tertekan," ungkap Indra.
 
Kemudian memperhatikan utang pemerintah. Namun dalam hal ini pemerintah melakukan utang untuk menggenjot berbagai pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur transportasi. Kondisi tersebut membuat ongkos logistik Tanah Air semakin murah.
 
"Keempat, stay long term. Jadi kalau Anda mau berinvestasi di Indonesia harus melihat berbagai sisi untuk bisa profitable," pungkas Indra.
 

 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif