Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Pemerintah Belum Berencana Pakai Dana Abadi Pendidikan untuk APBN

Ekonomi Sri Mulyani apbn Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 08 Oktober 2020 16:21
Jakarta: Pemerintah belum menggunakan dana abadi pendidikan untuk pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah bahkan belum berencana menggunakan dana abadi tersebut.
 
Padahal dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19, dana abadi pendidikan merupakan salah satu instrumen untuk membiayai APBN pada masa pandemi covid-19.
 
"Sampai saat ini pemerintah belum berencana gunakan dana abadi pendidikan sebagai sumber pendanaan APBN," kata dia dalam Sidang Mahkamah Konstitusi dengan agenda Mendengarkan Keterangan DPR dan Presiden tentang Pengujian UU 2/2020 di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menambahkan meskipun dana abadi pendidikan nantinya digunakan oleh pemerintah, tidak akan mengurangi hak pemenuhan pendidikan bagi masyarakat. Bahkan Sri Mulyani menjamin penggunaan dana abadi pendidikan untuk APBN tidak mengurangi jumlahnya.
 
Adapun dana abadi pendidikan akan digunakan untuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Hal ini tentu akan menjadi investasi dana abadi pendidikan karena mendapatkan bunga dari pemerintah.
 
"Apabila dipergunakan ini akan menjadi investasi dana pendidikan melalui pembelian SBN dan SBSN. Bahkan mendapat return bukan sebagai belanja negara. Jadi dana abadinya tetap abadi," jelas dia.
 
Dalam Pasal 1 huruf UU 2/2020, pemerintah bisa memanfaatkan dana tak biasa seperti saldo anggaran lebih, dana abadi dan akumulasi dana abadi pendidikan, dana yang dikelola Badan Layanan Umum (BLU), dana yang dikuasai negara, serta memanfaatkan pengurangan pembiayaan investasi pada BUMN sebagai sumber pendanaan APBN untuk menangani pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif