Ilustrasi (Foto: Media Indonesia)
Ilustrasi (Foto: Media Indonesia)

2019-2020, Pelaku Global Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2%

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia
23 April 2019 10:38
Jakarta: Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan kalangan pelaku ekonomi global memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh di kisaran 5,2 persen secara tahun ke tahun pada 2019 dan 2020. Kondisi itu di tengah banyak negara maju dan berkembang mengalami perlambatan pertumbuhan.
 
Kepala BKF Kemenkeu Suahasil Nazara mengatakan Indonesia perlu mencari sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi untuk melengkapi potensi pertumbuhan dari sektor-sektor yang selama ini menjadi andalan. Untuk itu, Suahasil mengklaim, Kemenkeu memberikan stimulus terhadap perekonomian.
 
Langkah itu dilakukan dengan mempercepat pembayaran kelebihan pajak atau restitusi kepada pengusaha agar sektor riil mampu berekspansi memenuhi target bisnisnya. "Proyeksi ekonomi global untuk Indonesia masih 5,2 persen pada 2019 dan 2020," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa, 23 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proyeksi tersebut merupakan hasil pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada pekan kedua April 2019. Dalam pertemuan rutin yang mempertemukan seluruh pemangku kebijakan ekonomi tertinggi di setiap negara di dunia itu, IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global.
 
Adapun penurunan proyeksi yang dilakukan IMF itu dari 3,5 persen menjadi 3,3 persen pada 2019. Sementara pertumbuhan ekonomi negara maju pada 2019 diperkirakan IMF turun dari proyeksi sebelumnya dua persen menjadi 1,8 persen. Pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang juga dikoreksi dari 4,5 persen menjadi 4,4 persen.
 
Adapun Indonesia, menurut Suahasil, sedang memompa konsumsi rumah tangga dan investasi untuk terus menjaga momentum pemrtumbuhan ekonomi. Salah satu upaya untuk memberikan stimulus kepada perekonomian adalah dengan mempercepat pembayaran restitusi pajak agar dunia usaha bisa ekspansif.
 
Menurut data Kemenkeu, restitusi pajak yang sudah dibayarkan selama kuartal I-2019 mencapai Rp50,65 triliun atau tumbuh 47,83 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. "Pertumbuhan pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai untuk restitusi yang kami bayarkan 47,83 persen." tuturnya.
 
Total rupiahnya selama tiga bulan adalah Rp50,65 triliun. "Jadi, ada pertumbuhan restitusi yang sangat cepat," kata Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan.
 
Pada 2018, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17 persen (yoy). Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di 5,0-5,4 persen pada tahun ini.
 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif