Realisasi Subsidi Meningkat jadi Rp160,4 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kementerian Keuangan)
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penyaluran subsidi pada tahun ini meningkat hingga menjadi Rp160,4 triliun. Adapun anggaran subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditetapkan Rp156,23 triliun, yang artinya realisasinya mencapai 102,6 persen.

"Ini dikarenakan kita membayar subsidi tahun lalu yang sudah kita bayarkan pada kuartal I tahun ini. Sehingga kenaikannya sangat besar," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis, 15 November 2018.

Data Kemenkeu menyebutkan realisasi subsidi energi mencapai Rp117,4 triliun atau 124,2 persen dari pagu anggaran sebesar Rp94,5 triliun. Kenaikan disebabkan oleh kenaikan subsidi yang diberikan pemerintah untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji.

"Sehingga kalau kita lihat BBM dan elpiji itu yang sekarang sudah mencapai Rp75,3 triliun atau 160,7 persen dari yang dianggarkan. Selain karena adanya kewajiban dari tahun lalu, kita sudah bayarkan subsidi dari Rp500 per liter menjadi Rp2.000 per liter," jelas dia.

Sementara untuk subsidi listrik, pemerintah telah membelanjakan sebesar Rp42,1 triliun atau 88,3 persen. Dalam APBN 2018, subsidi yang dibayarkan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yaitu Rp47,7 triliun.

Sedangkan untuk realisasi subsidi nonenergi tercatat sebesar Rp43 triliun atau 69,7 persen dari pagu anggaran Rp61,7 triliun. Realisasi subsidi nonenergi mengalami pertumbuhan 17,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang justru tumbuh negatif 16 persen.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id