BI Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 6%
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan penaikan suku bunga jadi 6%. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tetap menaikkan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate sebesar 25 bps dari 5,75 persen menjadi enam persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi enam persen," kata Perry di Gedung Bank Indonesia, di Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

Selain itu keputusan menaikkan suku bunga acuan dilakukan oleh Bank Indonesia sebagai antisipasi suku bunga global yang diperkirakan akan naik di bulan depan.

"Kenaikan suku bunga kebijakan tersebut juga untuk memperkuat daya tarik aset keuangan domestik dengan mengantisipasi kenaikan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan," jelas dia.

Dengan adanya keputusan ini artinya Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 175 bps sejak Januari 2018. Perry juga menyebutkan, tingkat bunga bank Deposit Facility menjadi 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen.

Keputusan Bank Indonesia ini meleset dari perkirakaan pengamat yang menyatakan bahwa suku bunga acuan akan ditahan tetap berada di level 5,75 persen.

Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede memprediksi ditahannya suku bunga acuan mempertimbangkan laju inflasi yang masih terarah serta pergerakan nilai tukar upiah yang masih cenderung menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id