Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto:dok Kementerian Keuangan
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto:dok Kementerian Keuangan

Ini Indikator Sinyal Positif Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonomi neraca perdagangan indonesia pandemi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Annisa ayu artanti • 19 September 2020 20:08
Jakarta: Pemerintah optimistis aktivitas perekonomian Tanah Air akan terus membaik. Hal ini seiring surplus neraca perdagangan pada Agustus 2020 yang sebesar USD2,3 miliar.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan surplus neraca perdagangan terjadi dalam empat bulan berturut-turut, imbas surplus nonmigas sebesar USD2,66 miliar dan defisit migas sebesar USD0,34 miliar. Secara tahun berjalan, neraca perdagangan mulai Januari sampai Agustus 2020 mencatatkan surplus sebesar USD11,05 miliar.
 
Sejumlah indikator lain yang memperlihatkan sinyal positif dari perbaikan aktivitas ekonomi antara lain Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen, penjualan ritel, penjualan kendaraan bermotor, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) Investasi, dan inflasi inti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita perlu melihat optimisme dan tren. PMI Manufaktur kita pada saat melakukan PSBB turun drastis ke 27,5. Namun, saat beberapa kegiatan di masyarakat sudah mulai dilaksanakan, PMI kita sudah mulai naik ke angka 50,8. Itu di atas rata-rata, standar PMI adalah 50," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 19 September 2020.
 
Berdasarkan data darihttps://ourworldindata.org/covid-health-economy, mengenai perbandingan antara kinerja ekonomi dengan jumlah kematian covid-19 per satu juta penduduk berbagai negara, memperlihatkan bahwa Indonesia termasuk negara yang dapat menekan jumlah kematian dengan kinerja ekonomi yang relatif lebih baik.
 
“Dari data itu, terlihat bahwa penanganan di Indonesia ini jika dibandingkan dengan berbagai negara lain relatif berada dalam posisi yang cukup baik. Misalnya jika dibandingkan dengan Jerman, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Belanda,” jelasnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif