Ilustrasi ekonomi Indonesia. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi ekonomi Indonesia. Foto: MI/Galih Pradipta

Ekonomi RI Bisa Tumbuh hingga 6% di 2021

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Pemulihan Ekonomi
Husen Miftahudin • 13 Agustus 2020 16:32
Jakarta: Citibank N.A. Indonesia memperkirakan ekonomi RI pada 2021 akan tumbuh di kisaran 5,5-6 persen. Prediksi tersebut lebih optimistis ketimbang proyeksi pemerintah yang hanya tumbuh di kisaran 4,5 persen sampai 5,5 persen.
 
"Perkiraan kami malah pertumbuhan ekonomi di 2021 akan di atas perkirakan pemerintah, kami perkirakan antara 5,5 persen sampai enam persen," kata Chief Economist Citibank Indonesia Helmi Arman dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2020.
 
Perkiraan ini berdasarkan perbandingan dengan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 yang lebih kecil dari rata-rata tahunannya. Sehingga proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional 2021 hingga enam persen cukup reasonable.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rendahnya pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini lebih disebabkan oleh pembatasan aktivitas sosial imbas wabah pandemi covid-19. Kondisi tersebut menyebabkan realisasi perekonomian nasional di tiga bulan kedua 2020 tersebut terkontraksi sebesar minus 5,32 persen year on year (yoy).
 
"Jadi karena perekonomiannya terkontraksi di kuartal kedua (2020), maka di kuartal kedua 2021 itu pertumbuhan ekonomi akan naik cukup kencang dari sisi year on year growth-nya. Jadi kami perkirakan range-nya malah di antara 5,5 persen sampai enam persen untuk pertumbuhan ekonomi di 2021," paparnya.
 
Helmi menjelaskan tingginya proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dimotori oleh gelombang investasi yang akan masuk ke kawasan Asia Tenggara. Terutama dari industri manufaktur yang mendiversifikasi supply chain-nya keluar dari Tiongkok.
 
"Sejauh ini memang investasi-investasi tersebut banyak masuk ke Vietnam. Tapi Vietnam pun menurut kita tidak akan bisa diterima semuanya, akan masuk ke negara-negara lain di Asia Tenggara termasuk Indonesia," ungkap dia.
 
Sebelumnya dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2021, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada 2021 sebesar 4,5-5,5 persen.
 
KEM PPKF tersebut disampaikan sebagai landasan penyusunan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2021. Pada 2021, arah kebijakan ekonomi makro dan kebijakan fiskal akan berfokus pada upaya-upaya pemulihan ekonomi sekaligus upaya reformasi untuk mengatasi masalah fundamental ekonomi jangka menengah panjang.
 
(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif