Ilustrasi penjualan  ORI018 - - Foto: MI/ Ramdani
Ilustrasi penjualan ORI018 - - Foto: MI/ Ramdani

Pemerintah Patok Penjualan ORI018 Sebesar Rp12,97 Triliun

Ekonomi Bank Indonesia surat utang Kementerian Keuangan obligasi ritel indonesia (ori)
Antara • 24 Oktober 2020 09:54
Jakarta: Pemerintah menetapkan hasil penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI018 sebesar Rp12,97 triliun. Hasil penjualan ORI ini akan dimanfaatkan untuk sebagian pembiayaan APBN termasuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Mengutip Antara, Sabtu, 24 Oktober 2020, penjualan ORI018 masih menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal tersebut terlihat dari animo masyarakat yang tinggi, meski ORI018 merupakan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel ketiga yang ditawarkan pada masa pandemi, dengan kupon terendah sepanjang sejarah yaitu 5,7 persen per tahun.
 
Penjualan obligasi ritel ini telah mengundang minat sekitar 56 persen investor lama atau investor yang pernah membeli SBN ritel, dari 26.160 total investor ORI018.
 
Sisanya, sebanyak 12.103 investor merupakan investor baru dengan nominal pembelian mencapai Rp5,18 triliun atau sekitar 40 persen dari total nominal ORI018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan profesi, jumlah investor ORI018 didominasi oleh pegawai swasta yaitu mencapai 8.693 investor (33 persen). Namun, dari sisi volume, didominasi oleh wiraswasta sebesar Rp5,9 triliun atau 46 persen.
 
Jumlah investor ORI018 terbesar berasal dari generasi milenial (kelahiran 1980-2000) yaitu mencapai 9.127 investor atau sekitar 35 persen dari total jumlah investor.
 
Namun, volume terbesar pemesanan dilakukan oleh generasi Baby Boomers (kelahiran 1946-1964) yaitu mencapai Rp5,4 triliun atau 42 persen dari total pemesanan.
 
Selain itu, sejak ada penerapanSingle Investor Identification(SID) terdapat 14.168 investor yang membeli SUN ritel lebih dari satu kali. Dari jumlah itu, sebanyak 47 investor tidak pernah absen membeli SUN ritel.
 
Dengan penetapan hasil penjualan ORI018, maka dari penerbitan SBN ritel di 2020 yaitu SBR009, SR012, ORI017, SR013 dan ORI018, pemerintah telah menyerap dana sebesar Rp71,37 triliun.
 
Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan ORI017 pada Juni 2020 dengan tingkat kupon 6,4 persen per tahun. Penjualan obligasi ritel itu diminati generasi milenial hingga menyerap dana Rp18,33 triliun.
 
Dari lima penjualan SBN ritel di 2020, pemerintah menyerap dana terbanyak dari penerbitan sukuk ritel SR013, yaitu sebesar 25,67 triliun atau tertinggi sepanjang penerbitan SBN ritel online sejak 2018.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif