Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id.

Sri Mulyani: Sebagian Masyarakat Anggap Pajak Identik dengan Penjajahan

Ekonomi pajak perpajakan Sri Mulyani
Eko Nordiansyah • 03 Desember 2020 20:12
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak masih terbilang rendah. Hal ini disebabkan oleh persepsi sebagian masyarakat yang menilai bahwa pajak identik dengan penjajahan.
 
"Masih ada sebagian masyarakat kita yang menganggap pajak itu identik dengan penjajahan," kata dia dalam Konferensi Nasional Perpajakan 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Ia menambahkan banyak masyarakat yang masih menganggap bahwa membayar pajak bukan merupakan kewajiban. Bahkan mereka menilai bahwa pajak adalah beban dari negara yang tidak dihubungkan dengan kehadiran negara itu sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal menurut Sri Mulyani, pajak merupakan suatu kewajiban konstitusional dari setiap warga negara Indonesia. Sayangnya dengan rasio perpajakan Indonesia yang terbilang masih rendah, penerimaan dari sektor pajak juga belum optimal.
 
"Penerimaan pajak yang rendah menghalangi Indonesia untuk bisa membangun hal-hal yang sangat esensial dan penting bagi peningkatan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.
 
Untuk itu, ia meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak. DJP juga diminta untuk melakukan reformasi di bidang organisasi, pelayanan, serta sumber daya manusia (SDM).
 
"Ini adalah salah satu dari tantangan kita. Saya berharap seluruh Direktorat Jenderal Pajak ikut di dalam berkontribusi mengedukasi, mensosialisasi, bahkan menularkan cara berpikir yang kritis namun memiliki tingkat sistematika akademisi yang baik, yang mampu membangun Indonesia dari sisi perpajakan," pungkas dia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif