Gedung BPS Jatim. Foto: Medcom.id/Amaluddin.
Gedung BPS Jatim. Foto: Medcom.id/Amaluddin.

Inflasi 0,28%, Ekonomi Jatim Mulai Membaik

Ekonomi Inflasi BPS ekonomi daerah
Amaluddin • 03 Juli 2020 00:45
Surabaya: Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengalami inflasi 0,28 persen pada Juni 2020. Data inflasi ini menunjukkan kinerja ekonomi di Jatim mulai menggeliat dan terus merangkak naik.
 
"Ekonomi sudah mulai menggeliat, karena inflasi tidak tinggi, dan saya harap terus ada penurunan data covid-19 dengan kedisiplinan dan protokol kesehatan. Mudah-mudahan sudah tidak bertambah lagi dan ekonomi semakin membaik," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan, di Surabaya, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Dia memaparkan dari delapan kota dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim, tujuh kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Catatan inflasi tertinggi ada di Malang sebesar 0,44 persen, sedangkan deflasi terjadi di Sumenep sebesar 0,15 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemantauan terhadap perubahan harga selama Juni 2020 di delapan kota IHK Jatim itu, kata dia, menunjukkan adanya kenaikan harga di sebagian besar komoditas yang dipantau. Hal ini mendorong terjadi kenaikan IHK sebesar 0,28 persen yaitu dari 104,09 pada Mei 2020 menjadi 104,38 pada Juni 2020.
 
"Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran," katanya.
 
Kelompok pengeluaran tersebut masing-masing kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,21 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,10 persen, kelompok transportasi sebesar 1,77 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,02 persen, dan penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,20 persen.
 
Ia mengatakan, untuk kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,03 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,59 persen. Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tidak mengalami perubahan.
 
"Tapi secara komulatif, tingkat inflasi di Jatim tahun kalender Juni 2020 mencapai sebesar 1,14 persen, dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Juni 2020 terhadap Juni 2019) sebesar 2,04 persen," kata Dadang.
 

(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif