Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).
Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).

10 K/L Prioritas Pemerintah untuk 2020

Ekonomi ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 30 April 2019 17:22
Jakarta:Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran akan membawa perekonomian Indonesia tumbuh. Apalagi Indonesia memiliki visi untuk menjadi salah satu negara maju pada 2045.
 
Dirinya menyebutkan pada tahun depan tema kebijakan fiskal pemerintah adalah untuk mengakselerasi daya saing melalui peningkatan kualitas SDM. Namun peningkatan belanja SDM harus dibarengi dengan pengelolaan APBN yang berkualitas.
 
"Jadi fokus kita bagaimana perbaiki daya saing dari perekonomian dan daya saing Indonesia. Belanja negara juga harus makin baik dan berkualitas. Makanya ini yang jadi tantangan kita adalah mendesain untuk meningkatkan kualitas SDM kita," kata dia dalam Rakorbangpus 2019 di Kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan pada tahun depan ada 10 Kementerian/ Lembaga (K/L) yang mendapatkan prioritas anggaran dengan sejumlah program prioritas. Total belanja untuk 10 K/L yang mendapatkan prioritas tersebut mencapai Rp 665,6 triliun.
 
Pertama ada Kemenhan dengan anggaran Rp 126,8 triliun untuk prioritas pengadaan, pemeliharaan, perawatan alutsista. Kementerian PUPR Rp103,8 triliun dengan prioritas pembangunan jalan mendukung konektivitas dan pengembangan kawasan. Polri Rp 89,7 triliun untuk penyelesaian tindak pidana umum, narkoba, korupsi, dan pengamanan unjuk rasa.
 
Selanjutnya, Kemenag Rp65,2 triliun untuk Biaya Operasional Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), tunjangan penyuluh keagamaan dan revitalisasi sarpras. Kemensos Rp62,7 triliun untuk Pemberian Bantuan Tunai Bersyarat, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
 
Kemudian Kemenkes Rp56,7 triliun untuk Jaminan Kesehantan Nasional (JKN). Lalu Kemenkeu Rp44,3 triliun untuk peningkatan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), dan Modul Penerimaan Negara (MPN), perpajakan.
 
Kemenhub Rp41,7 triliun untuk pembangunan bandara, kereta api, dan pelabuhan pendukung konektivitas. Kemenristekdikti Rp39,7 triliun untuk Biaya Operasional Perguruan Tinggi, Bidik Misi. Terakhir Kemendikbud Rp34,5 triliun untuk KIP, revitalisasi SMK, pembangunan ruang praktik siswa SMK, dan kompetensi guru.
 
Selain 10 K/L tadi, masih ada 77 K/L yang mendapatkan anggaran sebesar Rp188,3 triliun. Dengan demikian, total keseluruhan anggaran yang disiapkan untuk seluruh K/L adalah Rp853,9 triliun.
 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif