Ilustrasi gedung Bank Indonesia. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Ilustrasi gedung Bank Indonesia. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Cadangan Devisa Februari Naik ke USD123 Miliar

Ekonomi cadangan devisa bank indonesia
Desi Angriani • 08 Maret 2019 11:17
Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia cukup tinggi sebesar USD123,1 miliar pada akhir Februari 2019. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan cadangan devisaakhir Januari yang sebesar USD120,1 miliar.
 
Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
 
"Posisi cadangan devisa Indonesia tercatat USD123,3 miliar pada akhir Februari 2019, meningkat dibandingkan dengan USD120,1 miliar pada akhir Januari 2019," ujar Junanto di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peningkatan cadangan devisa pada Februari 2019, katanya terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah, penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya.
 
Cadangan devisa tersebut diyakini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
 
"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif," pungkasnya.
 
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan sentimen positif beberapa waktu terakhir mampu mengangkat cadangan devisa Indonesia. Faktor global memberikan angin segar bagi bertambahnya cadangan devisa November 2018.
 
Namun demikian, pemerintah tetap mewaspadai adanya tekanan yang bisa membuat cadangan devisa kembali berkurang. "Saya rasa kita akan tetap terus memperhatikan dan terus bereaksi secara berhati-hati terhadap perubahan yang ada. Kita manfaatkan sentimen positif, tapi pada saat yang sama tetap harus antisipatif," ungkap Menkeu.
 
Adapun posisi cadangan devisa sebelumnya terus mengalami penurunan sejak Februari 2018. Pada awal tahun, posisi cadangan devisa tercatat sebesar USD131,98 miliar atau lebih tinggi dibandingkan posisi akhir Desember 2017 sebesar USD130,20 miliar.
 
Kemudian sejak Februari sampai dengan September 2018, cadangan devisa kian tergerus hingga berada di posisi USD114,8 miliar. Beruntung, pada Oktober 2018 posisi cadangan devisa mengalami kenaikan sebanyak USD400 juta, dari USD114,8 miliar menjadi USD115,2 miliar. Kenaikan tersebut terus terjadi hingga Feberuari 2019.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif