Ilustrasi. FOTO: dok MI.
Ilustrasi. FOTO: dok MI.

Tinggal 2 Bulan, Sri Mulyani Minta Penerimaan Pajak 2019 Digenjot

Ekonomi perpajakan ditjen pajak penerimaan pajak
Eko Nordiansyah • 01 November 2019 13:04
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo berupaya keras mengumpulkan penerimaan pajak tahun ini. Apalagi tahun ini tinggal menyisakan dua bulan lagi, sementara penerimaan pajak masih jauh dari target.
 
"Saya berharap meskipun 2019 tinggal dua bulan, Pak Suryo tetap akan fokus di dalam mencapai target penerimaan negara di bidang pajak yang hari ini mengalami tekanan yang berat pertumbuhan penerimaan harus tetap dilakukan baik melalui intensifikasi dan ekstensifikasi secara proper," kata dia di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat, 1 November 2019.
 
Sampai dengan Agustus 2019, realisasi penerimaan pajak tercatat baru mencapai Rp801,02 triliun atau 50,78 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang sebesar Rp1.577,56 triliun. Penerimaan pajak hanya tumbuh 0,21 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp799,46 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski masih jauh dari target, Sri Mulyani enggan membocorkan perkiraan kekurangan penerimaan pajak (shortfall) untuk tahun ini. Dirinya melihat ada perlambatan penerimaan pajak korporasi dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
 
"Kita hitung sampai penerimaan September yang lalu dengan pertumbuhan terutama untuk pajak korporasi dan PPN yang mengalami perlambatan, mungkin kita akan tetap lihat. Nantilah saya akan sampaikan angkanya," jelas dia.
 
Sementara itu, Suryo mengaku akan terlebih dulu mengonsolidasikan target yang akan dicapai di sisa tahun ini. Dirinya akan fokus berupaya menjaga momentum agar penerimaan negara bisa mencapai target yang sudah ditetapkan.
 
"Standing pekerjaan kan sudah ada ya, kita yakinkan itu selesai dulu. Kita konsolidasi dulu lah kira-kira akan seperti apa, melanjutkan yang kemarin, kita akan re-mapping kembali yang akan bisa dipercepat yang mana. Pronsipnya hanya tinggal dua bulan sampai 2019," ungkapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif