Ekonomi Dunia Gonjang Ganjing Sebabkan Investasi Merosot

Suci Sedya Utami 31 Oktober 2018 12:15 WIB
ekonomi dunia
Ekonomi Dunia Gonjang Ganjing Sebabkan Investasi Merosot
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution mengklarifikasi penyebab merosotnya realisasi investasi karena kebijakan pemerintah yang kurang greget.

Darmin bilang hal itu tidaklah benar. Menurut Darmin turunnya realisasi investasi disebabkan oleh suasana ekonomi dunia yang masih dibayangi ketidakpastian.

"Jangan begitu lah, yang terjadi adalah ekonomi dunia lagi gonjang ganjing," kata Darmin ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Oktober 2018.

Darmin mengatakan dalam kondisi yang tidak pasti tentu mempengaruhi persepsi para investor. Ia mengatakan investor akan berfikir secara matang untuk investasi di saat situasi yang kemungkinan dinilai tidak menguntungkan.

Seperti diketahui ekonomi dunia masih diliputi ketidakpastian. Kebijakan negara maju seperti AS terutama membuat perubahan yang signifikan pada ekonomi dunia. Misalnya menurunan tarif pajak, pengenaan bea masuk pada sektor perdagangan berdampak ke ekonomi banyak negara.

"Siapa yang mau mikirin investasi kalau lagi gonjang ganjing begini," jelas Darmin.

Sebelumnya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebut kebijakan investasi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla belum membuahkan hasil alias kurang nendang. Hal ini tercermin dari tren penurunan investasi dalam satu tahun terakhir.

"Saya sampaikan apa adanya, dan menurut saya ini harus jadi bahan instrospeksi supaya kebijakan dan terobosan kita kedepannya lebih nendang," kata Lembong dalam sebuah jumpa pers di Kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

BKPM mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) Triwulan III 2018 tumbuh melemah sebesar Rp173,8 triliun. Angka itu turun 1,6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp176,6 triliun.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id