Ekonom senior Faisal Basri. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ekonom senior Faisal Basri. Foto: MI/Rommy Pujianto

Ekonom: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Lambat

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Ekonomi Indonesia Resesi Ancam Indonesia
MetroTV • 07 Agustus 2021 12:09
Jakarta: Hantaman pandemi covid-19 berimbas pada sektor kehidupan masyarakat, salah satunya sektor ekonomi. Ekonom Senior Faisal Basri menjelaskan, Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling lambat.
 
Belakangan ini, ekonomi Indonesia telah tumbuh mencapai angka 7,07 persen year on year pada triwulan kedua tahun 2021. Hal ini disebut memberikan peningkatan dari pertumbuhan ekonomi negatif pada triwulan sebelumnya.
 
"Kalau kurangi pertumbuhan ekonomi triwulan kedua 2021 dengan 2020, Indonesia tergolong paling lambat,” kata Faisal dalam tayangan Newsline Metro TV pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faisal menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebaiknya tidak hanya dibandingkan dari triwulan sebelumnya atau triwulan pertama. Indonesia harus membandingkan dengan negara lain.
 
"Nomor satu paling tinggi itu Singapura. Lalu, Uni Eropa, Filipina, Amerika Serikat (AS), China, dan negara lain yang datanya belum keluar," jelas Faisal.
 
Faisal pun menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi dibandingkan Vietnam. Namun, negara dengan julukan The Land of Blue Dragon ini tidak pernah mengalami resesi saat pandemi.
 
Faisal menyebutkan, perbandingan dilakukan pada triwulan kedua 2021 dengan triwulan kedua 2020 dikarenakan semua negara  tengah mengalami kemerosotan ekonomi (kontraksi).
 
Hingga kini, kecepatan recovery Indonesia hanya mencapai angka sekitar 14 persen. Angka ini disebut masih jauh tertinggal dari negara Asia lain, yaitu Singapura yang telah mampu mencapai angka 27 persen. (Nadia Ayu)
 
(MBM)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif