DBS Bank. Foto : AFP.
DBS Bank. Foto : AFP.

Pola Kerja Bank Asing Hadapi Perubahan saat Covid-19

Ekonomi dbs indonesia pandemi covid-19
Arif Wicaksono • 24 November 2020 21:54
Jakarta: Menjawab tantangan aneka disrupsi dan perubahan yang disebabkan oleh Covid-19, DBS beberapa waktu lalu akan menerapkan rangkaian prakarsa perubahan dalam rangka mewujudkan kaidah bekerja baru di masa depan.
 
CEO DBS Bank Limited Piyush Gupta menyampaikan cara bekerja secara radikal dan komprehensif, di antaranya melalui penerapan pola kerja hybrid, pengaturan kerja fleksibel, dan pembentukan squad sembari menciptakan ruang kerja yang akan membantu meningkatkan kolaborasi dan inovasi.
 
"Kami juga akan mempercepat upskilling karyawan secara luas, dan menanamkan pola pikir data-driven operating models di seluruh bank. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kami yakin bahwa Tim DBS akan tampil sebagai tenaga kerja mumpuni dan memimpin di masa depan," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa 24 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rangkaian prakarsa ini merupakan hasil dari penelitian, eksperimen, dan jajak pendapat yang dilakukan terhadap karyawan oleh tim internal Future of Work (FOW) lintas fungsi regional, sejak enam bulan lalu. Prakarsa tersebut meliputi di antaranya:
 
Pola kerja hybrid
 
Tim FOW menemukan bahwa empat dari lima karyawan DBS dapat bekerja jarak jauh dengan produktif. Namun, meskipun produktivitas tetap terjaga saat bekerja jarak jauh, tantangan muncul dalam membangun hubungan dan bersinergi dengan rekan kerja lain.
 
Berangkat dari hasil ini maka akan dijajaki pengimplementasian pola kerja hybrid sebagai kombinasi dari bekerja di kantor dan bekerja jarak jauh. Karyawan akan diberi keleluasaan untuk bekerja jarak jauh hingga maksimum 40 persen dari total waktu kerjanya.
 
Pengaturan kerja fleksibel
 
Berdasarkan pengalaman Bank DBS Indonesia dalam menjalankan operasional melalui split team selama pandemi dalam beberapa bulan terakhir, Bank DBS Indonesia sedang menjajaki kemungkinan mengimplementasikan lebih banyak alternatif pengaturan skema kerja yang nantinya dapat menjawab tantangan aneka disrupsi dan perubahan yang disebabkan oleh kondisi pandemi ini.
 
Bekerja melalui struktur squad
 
DBS akan mempercepat transisi menuju bentuk organisasi yang tidak berdasarkan atas pengelompokan departemen, melainkan berdasarkan tim-tim kecil yang disebut squad. Dalam pengorganisasiannya, squad akan terdiri dari berbagai fungsi dan keahlian yang berbeda.
 
Hal ini dilakukan sebagai upaya DBS untuk terus mengutamakan layanan yang prima kepada nasabah dan berfokus kepada customer journey, untuk terus menemukan inovasi baru dalam melayani nasabah, dan memberikan nilai tambah yang melampaui lingkup perbankan biasa. DBS akan terus memperluas squad yang telah terbentuk di beberapa fungsi, terutama di bidang teknologi ke bagian-bagian lain dalam skala yang lebih besar lagi
 
Membekali skill karyawan
 
Bank DBS Indonesia harus terus mengupayakan upskill (peningkatan kemampuan) dan reskill (pelatihan untuk kemampuan baru) bagi setiap karyawannya. Hal ini dilakukan seiring terus berkembangnya keterampilan yang diperlukan dalam perbankan, dan jenis-jenis pekerjaan baru yang muncul.
 
Karyawan diharapkan memiliki pola pikir growth mindset sehingga terus mengembangkan dan memperlengkapi diri mengikuti disrupsi yang terjadi. Karyawan akan menjalani pelatihan pada bidang-bidang yang kini sedang bertumbuh seperti design thinking, data dan analisa, artificial intelligence, machine learning, dan prinsip-prinsip agile. Lebih dari 7.200 karyawan di seluruh jaringan kantor yang terkait dengan Bank DBS akan menjalani program upskill dan reskill ini.
 
Merancang ulang area kerja
 
Lebih dari 80 persen karyawan DBS menyatakan menyukai ruang kerja yang terbuka. Ruang kerja yang terbuka membantu memfasilitasi terjadinya diskusi informal dan inovasi bersama, yang sulit dilakukan dari jarak jauh. Berdasarkan pengalaman dalam mengembangkan ruang kerja berbasis kegiatan (activity-based workspaces).
 
Oleh karena itu sejak 2016, DBS akan terus merancang ulang ruang kerjanya untuk memungkinkan terciptanya kolaborasi dan inovasi yang lebih baik antarkaryawan.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif