Ilustrasi pergerakan saham. Foto : MI.
Ilustrasi pergerakan saham. Foto : MI.

Figur Pemilik Perusahaan Pengaruhi Pergerakan Saham

Antara • 28 Desember 2022 18:32
Jakarta: Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Agus Herta Sumarto menilai pergerakan positif saham perusahaan seringkali ikut dipengaruhi oleh figur pemilik atau keterkaitan dengan pihak tertentu. Agus mengatakan valuasi suatu saham biasanya didasarkan pada kinerja perusahaan maupun proyeksi atau ekspektasi atas hasil kinerja di masa depan.
 
baca juga: IHSG Terseret Laju Bursa Saham Asia

Namun, lanjut dia, ekspektasi tersebut seringkali ikut memunculkan unsur penilaian yang subjektif, di samping ada penilaian terukur terhadap aspek fundamental saham secara obyektif.
 
"Siapa pemilik, siapa top manajemennya, apakah ada kedekatan dengan penguasa atau tidak, unsur-unsur subjektivitas ini yang seringkali mempengaruhi pergerakan harga saham di luar faktor fundamentalnya," ujar dia, dikutip dari Antara, Rabu, 28 Desember 2022. .
 
Salah satu emiten yang terpengaruh positif oleh kehadiran tokoh adalah saham PT Petrosea Tbk (PTRO) yang sejak diakuisisi PT Caraka Reksa Optima terus mengalami peningkatan signifikan dan harga sahamnya menyentuh Rp4.340 per lembar pada 8 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya ketika dibeli PT Caraka Reksa Optima (CARA) dari PT Indika Energy (INDY) senilai total Rp2,19 triliun pada Juli 2022, harga per lembar saham PTRO tercatat sebesar Rp3.117,52. CARA saat ini menguasai 89,8 persen saham PTRO dengan sisanya 10,2 persen saham dimiliki publik.
 
Keterlibatan pengusaha nasional Happy Hapsoro yang berkiprah di PTRO melalui anak perusahaan PT Basis Utama Prima (Basis Investments) disebut-sebut menjadi pemicu positif naiknya pamor emiten pertambangan, rekayasa, pengadaan dan konstruksi serta jasa minyak dan gas bumi itu. Selama 2022, Happy juga dinilai aktif dalam melakukan aksi korporasi, khususnya mengakuisisi beberapa perusahaan publik di lantai bursa.
 
"Sejarah yang bisa membuat harga suatu emiten naik serta kedekatannya pada lingkaran kekuasaan tentu akan memengaruhi aksi korporasi. Apa yang dia lakukan terhadap suatu emiten tentu akan memengaruhi pergerakan harga emiten," kata Agus.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif